Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode One Step Each (OSE) untuk Merangsang Kemampuan Kognitif dan Kreativitas Belajar melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar Riza Eka Putri; Fitriani; Afrimon; Dwi Sefti Hendro; Isma Sukni Lastri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPMWI-JANUARI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i1.157

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan Metode One Step Each (OSE), yangmerupakan pendekatan pembelajaran bertahap yang menekankan aktivitas sederhana, berurutan, danmenyenangkan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar, untuk merangsang kemampuan kognitifdan kreativitas siswa dalam belajar. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 11 Bancah Kec. KPGDKabupaten Solok Selatan atas permintaan sekolah yang mengeluhkan bahwa masih ada siswa yang belumlancar membaca. Karena di Sekolah ini juga sudah di ajarkan Bahasa Inggris, maka sekaligus meminta agardiberikan pelatihan untuk pembelajaran Bahasa Inggris. Pelatihan melibatkan guru-guru mengenaipelaksanaan pembelajaran membaca dan Bahasa Inggris yang dipadukan dalam kegiatan ekstrakurikuler.Pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang diwujudkan melalui aktivitasmembaca bertahap, permainan bahasa, latihan kosakata, serta praktik komunikasi sederhana. Hasil simulasikegiatan melalui guru-guru yang berperan sebagai siswa menunjukkan bahwa penerapan Metode OSEmampu merangsang kemampuan kognitif dan kreativitas siswa dalam belajar. Guru-guru bisa merasakansiswa mereka nantinya akan menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias dalam mengikuti kegiatanpembelajaran. Dengan demikian, penerapan Metode OSE dapat menjadi solusi alternatif yang efektif dalamkegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SekolahDasar.
Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Pembelajaran Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kelas IV di Sekolah Dasar Rahma Permaidani; Isma Sukni Lastri; Amelda Elyani; Lili Ratnasari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.985

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran teks prosedur Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis media pembelajaran yang digunakan guru, manfaat media tersebut, serta kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur kepada guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan adalah media kontekstual dan media audio-visual. Penggunaan media pembelajaran terbukti dapat meningkatkan minat, keaktifan, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran teks prosedur. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta siswa yang belum terbiasa menggunakan media tertentu. Secara keseluruhan, penggunaan media pembelajaran sangat membantu guru dalam menyampaikan materi dan mendukung proses pembelajaran teks prosedur agar lebih efektif dan mudah dipahami oleh siswa.
Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Pembelajaran Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kelas IV di Sekolah Dasar Rahma Permaidani; Isma Sukni Lastri; Amelda Elyani; Lili Ratnasari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.989

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran teks prosedur Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis media pembelajaran yang digunakan guru, manfaat media tersebut, serta kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur kepada guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan adalah media kontekstual dan media audio-visual. Penggunaan media pembelajaran terbukti dapat meningkatkan minat, keaktifan, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran teks prosedur. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta siswa yang belum terbiasa menggunakan media tertentu. Secara keseluruhan, penggunaan media pembelajaran sangat membantu guru dalam menyampaikan materi dan mendukung proses pembelajaran teks prosedur agar lebih efektif dan mudah dipahami oleh siswa.