Fajrianto, Trian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EFFECT OF THE MAKE A MATCH COOPERATIVE LEARNING MODEL ASSISTED BY WINGEOM ON STUDENTS’ MATHEMATICAL CONCEPTUAL UNDERSTANDING Fajrianto, Trian; Putri, Larasati Rizky; Hakim, Lukman El; Aziz, Tian Abdul
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 10, No 2 (2025): JME (Jul - Dec)
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v10i2.2615

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Wingeom application in cooperative learning type Make A Match to improve students’ mathematical conceptual understanding. The study was motivated by the low performance of Indonesian students in mathematics as reported in PISA 2022 (OECD, 2022). The research employed a quasi-experimental method with a posttest-only control group design. The sample consisted of 72 eighth-grade students of SMP Negeri 25 Kota Tangerang, divided into an experimental class (using Make A Match with Wingeom) and a control class (conventional learning). The research instrument was an essay test consisting of 11 items that had been validated and tested for reliability. The study provides strong evidence of measuring genuine improvement in students’ mathematical conceptual understanding, as reflected in the significant difference between the experimental group’s mean post-test score of 28.78 and the control group’s mean score of 22.69, supported by a large effect size of 0.893. Therefore, the Wingeom application proved effective in improving students’ mathematical conceptual understanding through cooperative learning type Make A Match.
Systematic Literature Review: Kemampuan Berpikir Komputasional Matematis Siswa Fajrianto, Trian; Putri, Larasati Rizky; Meiliasari; Rahayu, Wardani
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2025): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya Computational Thinking (CT) dalam pembelajaran matematika semakin meningkat seiring dengan tuntutan pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Namun, kajian yang ada masih bersifat terfragmentasi. Perbedaan tersebut mencakup aspek definisi konseptual, indikator utama, serta strategi pembelajaran dalam pengembangan CT. Hal ini mengindikasikan bahwa integrasi temuan penelitian mengenai pengembangan CT dalam pendidikan matematika masih terbatas.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep, indikator, dan upaya peningkatan CT melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Tinjauan dilakukan dengan mengacu pada metode PRISMA yang mencakup tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Sebanyak 12 artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2025 dipilih dari basis data Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola utama dalam penelitian terkait CT. Hasil kajian menunjukkan bahwa CT dipahami sebagai proses berpikir logis, sistematis, dan algoritmik yang mencakup enam indikator utama, yaitu dekomposisi, abstraksi, berpikir algoritmik, pengenalan pola, generalisasi, dan debugging. Dekomposisi dan berpikir algoritmik merupakan indikator yang paling dominan dalam berbagai studi. Selain itu, peningkatan CT dalam pembelajaran matematika umumnya dilakukan melalui tiga kategori strategi utama. Pertama, pendekatan pembelajaran, seperti Realistic Mathematics Education (RME) dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kedua, model pembelajaran, seperti Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dan Problem-Based Learning (PBL). Ketiga, pemanfaatan media digital, seperti GeoGebra dan Scratch. Secara umum, hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi CT cenderung berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir logis dan analitis siswa. Meskipun demikian, implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan sarana pendukung dan variasi tingkat pemahaman guru terhadap konsep CT.