Wulandari, Shafia Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Study Fenomenologi: Chronic Sorrow pada Individu yang Kehilangan Pasangan Hidup Akibat Covid-19 Arsy, Gardha Rias; Wulandari, Shafia Dwi; Listyarini, Anita Dyah
Nursing Information Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i2.650

Abstract

Pendahuluan: Perasaan kehilangan dapat mengakibatkan tingginya rasa kedukaan yang dialami masyarakat. Angka kematian yang tinggi menyebabkan individu mengalami rasa kedukaan. Kematian yang disebabkan karena Covid-19 menjadi kematian yang traumatis dan menjadi kehilangan karena kematian yang paling menyakitkan dari semua kematian yang wajar karena sakit pada umumnya. Keadaan emosi yang mungkin timbul pada keluarga yang ditinggalkan adalah perasaan chronic sorrow. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah melihat keadaan chronic sorrow pada pasangan hidup yang telah ditinggal meninggal oleh pasangan hidupnya. Selanjutnya untuk mengetahui pengalaman Chronic Sorrow Pada Individu Yang Ditingal Meninggal Oleh Pasangan Akibat Covid-19 Di Gondosari. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil: Hasil Penelitian Berdasarkan analisis penelitian didapatkan 4 tema utama yaitu : (1) Denial akan ketentuan Tuhan yang tidak adil. (2) Support system menjadi penguat menjalani hidup. (3) Mengkhawatirkan masa depan. (4) Upaya untuk bangkit dari keterpurukan. Kesimpulan: Denial akan ketentuan Tuhan yang tidak adil seperti menyangkal atas meninggalnya pasangan hidup,menyalahkan tuhan atas ketidakadilan yang dirasakan. Support system menjadi penguat menjalani hidup seperti support system utama adalah anak,peran orang tua menjadi alasan kuat di depan anak. Mengkhawatirkan masa depan seperti khawatir di kemudian hari,cemas akan ekonomi. Upaya untuk bangkit dari keterpurukan seperti bekerja dengan keras,dan mengisi waktu luang.
Penguatan Kesadaran Diri terhadap Kesehatan Mental pada Remaja Putri Arsy, Gardha Rias; Wulan, Emma Setiyo; Wulandari, Shafia Dwi; Sanjaya, Akhmad Agung
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.91

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang penting dalam pembentukan generasi akan datang yang sehat, tangguh, dan produktif. Untuk mewujudkannya, menjaga kesehatan fisik saja tidak cukup. Kesehatan mental remaja juga memainkan peranan penting dalam menentukan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Tujuan program untuk eningkatkan kesadaran diri terhadap kesehatan mental pada remaja-remaja putri. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tahapan: Persiapan, Sosialisasi, Pelaksanaan Kegiatan (Penjelasan materi, Simulasi dan Evaluasi) dan Penutup. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di ikuti oleh 72 siswa. Pada data di atas di dapat diketahui bahwa permasalahan yang dialami yaitu banyaknya remaja putri yang mengalami kebingungan masa depan, merasa tidak dicintai di lingkungan keluarga, dan rendah diri. Kesimpulan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, gambaran pemahaman tentang upaya peningkatan kesadaran diri terhadap pentingnya memelihara Kesehatan mental pada remaja putri.