Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kemandirian Keluarga Rawan Hipertensi di Wilayah Kelurahan Wijaya Kusuma Tahun 2024 Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Widyanto, Susilo; Amarasenja, Putu Kayla; Maharani, Thalia Carissa; Rebecca, Nathania Maharani; Azzahra, Aliyah; Az Zahra, Fathimah; Syarief B, Inayah Achmad; Wiguna, Michael Putra; Hamidah, Naya; Salsabila, Dinda Nasywa
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4126

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi penyebab utama kematian dan komplikasi serius, termasuk di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat terutama pada usia produktif, sehingga memerlukan penanganan dan pencegahan sejak dini. Peningkatan kemandirian keluarga melalui Asuhan Keperawatan Keluarga menjadi strategi penting untuk mengendalikan hipertensi secara efektif dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Tujuan : untuk mengetahui tingkat kemandirian keluarga rawan hipertensi di wilayah Kelurahan Wijaya Kusuma sebagai dasar penyusunan upaya peningkatan kemandirian keluarga rawan hipertensi. Metode : Penelitian ini merupakan studi deskriptif cross sectional yang menggambarkan upaya peningkatan kemandirian keluarga rawan hipertensi di Kelurahan Wijaya Kusuma. Data sekunder diperoleh dari laporan proyek Tim PKM PENARI dan dianalisis untuk menilai hubungan antara upaya kemandirian dan kondisi keluarga rawan hipertensi. Hasil : Berdasarkan data Puskesmas Grogol Petamburan tahun 2024, hipertensi menjadi penyakit terbanyak dengan 24.793 kasus. Wilayah Wijaya Kusuma tercatat sebagai penyumbang kasus hipertensi tertinggi sebanyak 3.747 kasus. Kasus hipertensi berdasarkan jenis kelamin relatif seimbang, dengan 1.891 kasus pada laki-laki dan 1.856 pada perempuan. Tingkat kemandirian pasien hipertensi di Kelurahan Wijaya Kusuma sebanyak 3.747 KK untuk tingkat kemandirian I, II, III, dan IV. Kesimpulan : Hipertensi menjadi kasus terbanyak di Wijaya Kusuma pada tahun 2024 dengan 3.747 kasus, dan intervensi inovatif Puskesmas berhasil meningkatkan kemandirian keluarga hingga 100% pada Level IV.
Pengaruh Digital Advertising terhadap Konversi Tindakan ELITA SILK di Klinik Utama IEC Eyecare: Analisis Time Series dan Patient Perception Roman, Daria Putri; Ajeng, Dyah; Hidayat, Indra; Wiguna, Michael Putra
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5236

Abstract

Tujuan: Menganalisis pengaruh digital advertising terhadap konversi tindakan ELITA SILK dan mengidentifikasi faktor-faktor penentu keputusan pasien di Klinik Utama IEC Eyecare selama periode Agustus-Oktober 2025. Metode: Penelitian deskriptif mixed-methods menggunakan time series analysis untuk data digital advertising (n=3 bulan) dan qualitative content analysis terhadap survey pasien (n=22 responden). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan content analysis. Hasil: Trend analysis menunjukkan peningkatan konsisten pada parameter digital advertising: leads +37.6%, booking +72.5%, dan tindakan SILK ELITA +150%. Conversion rate meningkat dari 9.52% menjadi 21.28% (+123%). Analisis survey pasien menunjukkan: (1) 81.8% mengakses informasi melalui media sosial (Instagram); (2) 100% menilai konten klinik positif; (3) Alasan utama pemilihan: teknologi (45.5%) dan pemulihan cepat (40.9%); (4) Faktor penentu: teknologi (72.7%), harga (45.5%), kualitas layanan (36.4%); (5) Peran dokter sangat besar (66.7%); (6) 100% bersedia merekomendasikan; (7) Kepuasan: 63.6% sangat puas. Originalitas: Penelitian ini mengintegrasikan quantitative time series analysis dengan qualitative patient perception analysis— metodologi pertama dalam konteks healthcare marketing di Indonesia untuk prosedur surgical electif berbasis teknologi terkini. Implikasi: Findings mengvalidasi efektivitas strategi digital advertising terintegrasi dalam patient acquisition untuk teknologi surgical baru. Instagram adalah channel kritis untuk awareness stage, sementara teknologi produk dan kualitas layanan merupakan decision-stage factors utama. Peningkatan conversion rate signifikan mengindikasikan successful integration antara digital marketing efforts dan patient education.