This article focuses on a comprehensive explanation of the implementation and analysis to enhance the role of students in community development in Purwosari Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency. The service implementation is carried out using the Participatory Action Research (PAR) method, where the community plays an active role in identifying problems, planning programs, carrying out activities, and evaluating results. This community service program revolves around five main areas: education, social, economic (UMKM), environment, and village administration. The implementation results show that the presence of students has a significant positive impact, including improving communication skills and self-confidence of elementary students, encouraging awareness of good social behavior and environmental care, broadening the insights of MSME actors regarding business management and marketing, and supporting the village government in collecting population data and identifying areas. The KKNT program also strengthens social ties between students and the community and encourages community involvement in village development activities. Therefore, it can be concluded that KKNT is an effective community service strategy to optimize the role of students as agents of social change who also support participatory and sustainable village development. Artikel ini berfokus pada penjelasan menyeluruh tentang pelaksanaan serta analisis untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam pengembangan komunitas di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR), di mana masyarakat berperan sebagai subjek aktif dalam mengidentifikasi masalah, merencanakan program, menjalankan kegiatan, dan mengevaluasi hasil. Program pengabdian ini berkisar pada lima area utama: pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi (UMKM), lingkungan, dan administrasi desa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif yang signifikan, antara lain dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri siswa tingkat dasar, menyemangati kesadaran terhadap perilaku sosial yang baik dan kepedulian lingkungan, memperluas wawasan pelaku UMKM mengenai pengelolaan dan pemasaran bisnis, serta mendukung pemerintah desa dalam pengumpulan data kependudukan dan identifikasi wilayah. Program KKNT juga memperkuat ikatan sosial antara mahasiswa dan masyarakat serta mendorong keterlibatan warga dalam kegiatan pembangunan desa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa KKNT menjadi strategi pengabdian yang efektif untuk mengoptimalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang turut mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.