Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INOVASI PEMBELAJARAN KEMUHAMMADIYAHAN DALAM PENGEMBANGAN METODE DAN STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM Arisnelwati, Arisnelwati; Oktavia, Risna; Syakban, Ismail
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 1 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3499

Abstract

This study aims to explore the concept and model of innovation in the learning of Kemuhammadiyahan as an effort to improve the quality of Islamic education in Muhammadiyah schools. Using a qualitative-descriptive approach, data were collected through literature studies and documentation of various educational practices within Muhammadiyah institutions. The findings show that learning innovation in Kemuhammadiyahan integrates technological development, contextual learning, and value-based education. Models such as Project-Based Learning, Problem-Based Learning, and Blended Learning have been proven effective in fostering students' critical thinking, social awareness, and Islamic character. The study concludes that innovation in Kemuhammadiyahan learning not only improves cognitive aspects but also internalizes Islamic progressive values in students' daily lives.Keywords: Islamic education; Muhammadiyah; innovation; learning strategy; value-based learning
PENILAIAN KARAKTER, SPIRITUAL, DAN ETIKA ISLAM DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN AIK Arisnelwati, Arisnelwati; Julhadi, Julhadi
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1180

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya penilaian karakter, spiritual, dan etika Islam dalam konteks evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Keislaman (AIK). Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan konsep, prinsip, serta implementasi praktis penilaian afektif dan spiritual berdasarkan perspektif pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan deskriptif kualitatif dengan kajian pustaka (library research) yang mengkaji literatur terkait evaluasi pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian dalam pendidikan Islam tidak hanya menitikberatkan pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif dan spiritual yang merefleksikan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia peserta didik. Penilaian autentik seperti observasi, jurnal refleksi, penilaian diri, dan portofolio merupakan instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur perkembangan karakter dan spiritual peserta didik secara komprehensif. Di sisi lain, terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti kesulitan menentukan indikator spiritual yang objektif dan dominasi sistem penilaian yang berorientasi pada hasil akademik. Oleh karena itu, guru AIK perlu berinovasi dalam merancang sistem penilaian yang holistik, kontekstual, dan sejalan dengan nilai-nilai Islam agar dapat membentuk pribadi peserta didik yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
PENILAIAN KARAKTER, SPIRITUAL, DAN ETIKA ISLAM DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN AIK Arisnelwati, Arisnelwati; Julhadi, Julhadi
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1180

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya penilaian karakter, spiritual, dan etika Islam dalam konteks evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Keislaman (AIK). Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan konsep, prinsip, serta implementasi praktis penilaian afektif dan spiritual berdasarkan perspektif pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan deskriptif kualitatif dengan kajian pustaka (library research) yang mengkaji literatur terkait evaluasi pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian dalam pendidikan Islam tidak hanya menitikberatkan pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif dan spiritual yang merefleksikan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia peserta didik. Penilaian autentik seperti observasi, jurnal refleksi, penilaian diri, dan portofolio merupakan instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur perkembangan karakter dan spiritual peserta didik secara komprehensif. Di sisi lain, terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti kesulitan menentukan indikator spiritual yang objektif dan dominasi sistem penilaian yang berorientasi pada hasil akademik. Oleh karena itu, guru AIK perlu berinovasi dalam merancang sistem penilaian yang holistik, kontekstual, dan sejalan dengan nilai-nilai Islam agar dapat membentuk pribadi peserta didik yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.