Intan, Dita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KECEMASAN SOSIAL TERHADAP PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP ERLANGGA KOTA AGUNG TIMUR Intan, Dita; Cahaya Khaeroni; Iswati
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10889

Abstract

Kecemasan sosial adalah kondisi emosional yang memiliki rasa takut, cemas, serta rasa khawatir terhadap penilaian negatif terhadap dirinya ketika berinteraksi dengan orang lain maupun dari lingkungan sosialnya. Kecemasan sosial yang dialami siswa mengalami pergaulan yang terbatas dan kurang beradaptasi dengan lingkungan sosialnya karena mereka akan berpikir disaat tindakan yang mereka lakukan tidak sesuai dengan orang lain maka akan dinilai negatif atau telah melakukan hal yang memalukan. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Melihat keadaan kecemasan sosial siswa di SMP Erlangga Kota Agung Timur; 2) Melihat partisipasi siswa SMP Erlangga Kota Agung Timur pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam; dan 3) Pengaruh kecemasan sosial terhadap partisipasi siswa dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Erlangga Kota Agung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 135 orang yang di pilih menggunakan rumus slovin sehingga mendapatkan sampel 57 responden. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunkan uji hipotesis berupa uji T, uji Anova dan uji regresi linier sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa : 1) Kecemasan sosial siswa SMP Erlangga Kota Agung Timur pada skor tertinggi 46% dengan banyak di dominasi oleh perempuan sebesar 44% yang disebabkan oleh pengalaman traumatik sehingga mengakibatkan sulitnya berinteraksi dengan lingkungannya; 2) Siswa yang mengalami kecemasan sosial akan cenderung diam dan menghindari keterlibatannya dalam interaksi pembelajaran di dalam kelas dengan presentase tingkat keaktifan di kelas pada kategori rendah 28%, tetapi pada kedisiplinan memiliki presentase tinggi yaitu 49% selalu mengerjakan tugas dan 53% tidak pernah terlambat masuk kelas; 3) Hasil uji hipotesis pada uji t memperoleh nilai t_hitung sebesar 15,256 dan memiliki nilai signifikansi pada pada uji t sebesar 0,000. Artinya, 15,256 > 1,673 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Besaran pengaruh kecemasan sosial terhadap partisipasi siswa yaitu 30%. Maka hal ini menyatakan hipotesis Ha diterima dan hipotesis Ho ditolak. Dengan demikian disimpulkan bahwa kecemasan sosial yang di alami oleh siswa berpengaruh terhadap partisipasi siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam.