Abidin, Muhammad Irsyad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Keaktifan Belajar Siswa Abidin, Muhammad Irsyad; Gunawan, Gunawan
Journal of Educational Review and Research Vol 8, No 2 (2025): VOLUME 8 NUMBER 2 DECEMBER (2025)
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v8i2.7723

Abstract

Literasi membaca dan keaktifan belajar merupakan kompetensi fundamental yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar guna mendukung pembelajaran abad ke-21. Namun, hasil observasi awal di kelas III A SD Negeri 3 Linggasari menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa masih belum optimal dan keaktifan belajar cenderung rendah. Kondisi ini ditandai dengan rendahnya hasil pretest literasi membaca, perilaku pasif siswa selama pembelajaran, serta minimnya partisipasi dalam diskusi dan tanya jawab. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas III A SD Negeri 3 Linggasari tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan kualitas implementasi pembelajaran, kemampuan literasi membaca, serta keaktifan belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan kemampuan literasi membaca meningkat dari 62,5% pada Siklus I menjadi 76,0% pada Siklus II dan 80,0% pada Siklus III. Sementara itu, persentase keaktifan belajar siswa meningkat dari 60,0% pada Siklus I menjadi 76,0% pada Siklus II dan mencapai 84,0% pada Siklus III. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan literasi membaca dan keaktifan belajar siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Scramble dengan Media Flashcard untuk Meningkatkan Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerita Fiksi Abidin, Muhammad Irsyad; Rokhmaniyah, Rokhmaniyah; Ngatman, Ngatman
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.78462

Abstract

Guru profesional merupakan tokoh yang memiliki kualifikasi (keahlian), yang diharapkan mampu menciptakan pembaruan atau inovasi, terutama dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan kemampuan menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita fiksi melalui penerapan model Kooperatif tipe Scramble dengan media flashcard pada siswa kelas IV SDN Ambarwinangun tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN Ambarwinangun. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Persentase rata-rata hasil kemampuan menganalisis siswa siklus I = 82,49%, siklus II = 87,14%, siklus III = 90,71%. Simpulan penelitian ini yaitu meningkatnya kemampuan menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita fiksi siswa kelas IV SDN Ambarwinangun melalui penerapan model Scramble dengan media flashcard.