Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyuluhan Penggunaan APD dalam Meningkatkan Kesadaran K3 Peternak Sapi Perah di Dusun Gambretan, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman Khasanah, Uswatun; Saputra, Rizki Dwi; Amalia, Triana Nurul; Aysyiyah, Nur ‘Aini; Rahmaningsih, Dhany; Roi, Ibnu
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.559

Abstract

Kegiatan peternakan sapi perah memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3), antara lain paparan penyakit zoonosis, cedera fisik, iritasi kulit, dan gangguan pernapasan. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu upaya pencegahan risiko tersebut, namun tingkat pemakaiannya di kalangan peternak masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan dan kesadaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik penggunaan APD pada peternak sapi perah di Dusun Bendosari, Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, penyuluhan melalui ceramah dan diskusi partisipatif, serta pembagian paket APD. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan praktik K3 peternak. Seluruh peserta (100%) telah menunjukkan praktik penggunaan APD secara lengkap, meliputi masker, sarung tangan, celemek, penutup kepala, dan sepatu boot selama proses pemerahan susu. Selain itu, terjadi peningkatan higienitas wadah penampung susu, yang ditunjukkan melalui pembersihan dan penanganan wadah yang lebih baik selama proses pemerahan. Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan ini efektif dalam mendorong perilaku kerja yang lebih aman dan higienis serta berpotensi menurunkan risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala dengan pendampingan kader dan tenaga kesehatan serta dukungan penyediaan APD yang memadai.