Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Prediksi Biaya Konsumsi Bahan Bakar Gas Menggunakan Metode Backpropagation Neural Network (Studi Kasus: PLTU PT. Pembangkit Jawa Bali Unit Pembangkitan Gresik) Uswatun Khasanah; Nurissaidah Ulinnuha
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol 5, No 2 (2019): JSMS Juli 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v5i2.7630

Abstract

Dalam pembangkitan energi listrik diperlukan bahan bakar yang memadai karena bahan bakar merupakan komponen utama dalam pembangkitan energi listrik. Penggunaan bahan bakar yang efektif dan efisien tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan beban yang diminta sehingga tidak ada energi yang terbuang ataupun kekurangan bahan bakar dalam proses pembangkitan. Maka dibutuhkan suatu perencanaan yang baik dengan melakukan prediksi terhadap biaya konsumsi bahan bakar gas yang dikeluarkan oleh Unit PLTU PT. PJB UP Gresik dengan menggunakan kecerdasan buatan yaitu metode Backpropagation Neural Network. Hasil Prediksi biaya konsumsi bahan bakar gas pada Unit PLTU PT. PJB UP Gresik selama tahun tahun 2019 yaitu sebesar Rp 379.039.171.701 dengan MAPE sebesar 10.418%.
ANALISIS PERAMALAN BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK MENGGUNAKAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM Dian Candra Rini; Uswatun Khasanah; Wika Dianita Utami; Putroue Keumala Intan
MathVisioN Vol 1 No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.087 KB)

Abstract

Prediksi atau peramalan beban listrik dibutuhkan dalam menentukan jumlah listrik yang akan diproduksi guna mencegah terjadinya beban berlebih yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem trafo atau kekurangan beban listrik yang mengakibatkan krisis energi listrik pada konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode alternatif untuk memprediksi beban listrik jangka pendek, salah satunya yaitu metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System pada penelitian ini. Data diperoleh dari PT. PLN (Persero) APD Jawa Timur yang berisi data beban listrik per setengah jam dari bulan februari sampai september tahun 2018 yang digunakan sebagai data aktual. Data kemudian dilatih dengan menggunakan metode ANFIS dan didapatkan hasil peralaman bulan september 2018. Data uji coba tanggal 1 s/d 28 september tergolong memiliki tingkat kesalahan yang rendah yaitu MAPE menunjukkan hasil 7,926%. Nilai error terbesar terjadi pada tanggal 18 september yaitu sebesar 20,51% sedangkan nilai error terkecil terjadi pada tanggal 16 september yaitu sebesar 1,117%.
KLASIFIKASI MULTI CLASS MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK UNTUK PREDIKSI STUNTING PADA BALITA Khasanah, Uswatun
MathVisioN Vol 7 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v7i1.1650

Abstract

Stunting merupakan sebuah masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan anak dan menyebabkan efek jangka panjang yang serius. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengetahui stunting lebih dini yaitu dengan melakukan prediksi. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi multiclass menggunakan Metode Backpropagation Neural Nework untuk prediksi stunting pada balita. Proses pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, preprocessing data, pembagian data, pembangunan model, pelatihan, pengujian dan evaluasi model. Model yang dibangun dapat mengklasifikasi status stunting menjadi 4 kategori yaitu normal, tinggi, stunting, dan sangat stunting. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu sebanyak 120.999 data. Data dibagi menjadi dua yaitu sebanyak 80% digunakan sebagai data latih dan 20% sebagai data uji. Perhitungan akurasi menggunakan metode cross entropy dan evaluasi akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi training yang didapatkan sebesar 99% dan akurasi testing sebesar 99%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dibangun dengan menggunakan metode Backpropagation Neural Network mampu mencapai hasil yang sangat baik untuk melakukan klasifikasi stunting ke dalam beberapa kelas.
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN EKOWISATA DI KAWASAN MANGROVE LEARNING CENTRE (MLC) BALUNO, SULAWESI BARAT: Feasibility Analysis of Ecotourism Development on The Baluno Mangrove Learning Centre (MLC) Area in West Sulawesi Rita Bulan; Uswatun Khasanah; Pipin Noviati Sadikin
Bogor Hospitality Journal Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v8i2.142

Abstract

Mangrove Learning Center (MLC) Baluno is one of the tourist destinations in the mangrove area that can be developed with the ecotourism concept. This study aims to calculate the potential value of the supply and the feasibility index of mangrove ecotourism development in the MLC Baluno area. The method was qualitative research. Data collection was carried out through observation, interviews, documentation studies and literature reviews. Data analysis used a modification of the Operational Area Analysis Development Criteria approach - Natural Tourism Attraction Objects (ADO-ODTWA) of PHKA (Forest Protection and Nature Conservation); and Ecotourism Development Criteria of Damanik and Weber’s method. The results of the study showed that the MLC Baluno area has a potential supply value of 2,590 (moderate classification) and is included in the category of being feasible to be developed as an ecotourism area based on the identified feasibility index of 73.89%.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Ahmad Fauzi Abdilah; Uswatun Khasanah; Ayu Reza Ningrum
Tunas Nusantara Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/wcxsd780

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik, khususnya dalam keterampilan membaca, menulis, dan berbicara. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan dan kemandirian belajar, salah satunya adalah discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran discovery learning pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 20 artikel terpilih dari 64 artikel yang diperoleh melalui database Publish or Perish, Google Scholar, dan Scopus pada rentang tahun 2018–2024. Proses seleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan discovery learning melalui enam sintaks utama (stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization) terbukti efektif meningkatkan keterampilan berbahasa peserta didik, meliputi membaca, menulis, dan berbicara. Selain itu, model ini juga berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar, keaktifan, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, discovery learning menjadi model pembelajaran yang relevan dan adaptif untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI JUAL PADA PERUMAHAN TIPE SEDERHANA SEHAT DI KAWASAN AGLOMERASI PERKOTAAN YOGYAKARTA Nuraeni, Nuraeni; Khasanah, Uswatun
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Vol 20, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : EP FEB UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiep.v20i2.42419

Abstract

The population density in the city of Yogyakarta has created the Yogyakarta Urban Agglomeration (Aglomerasi Perkotaan Yogyakarta/APY) area consisting of Bantul Regency and Sle-man Regency which has an impact on the increasing population and growth rate of housing needs in the APY area. This study aims to determine the factors that most influence the selling value of land and buildings in simple type housing and to determine the level of significance and correlation between the factors that affect the selling value of land and buildings in simple type housing in the APY area. Data collection was carried out by distributing questionnaires to residential residents in the APY area of Sleman Regency as respondents by sampling. Data processing was carried out by a method in the form of the Relative Rank Index (RRI) value. The results showed that the factors that most influence the selling value of land and buildings in simple type housing in the APY area are 1) Public Transportation, 2) Distance to Shopping Centers, 3) Distance to Workplace, 4) Distance to City Center, 5) Distance to Educational Facilities.Keywords: Yogyakarta Urban Agglomeration, housing, sale valueJEL Classification:H4,O1
Penggunaan Media Gambar dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN Nusukan Surakarta Istinasiwi, Farah; Khasanah, Uswatun; Januarti, Vitalia; Sukarno, Sukarno; Chasanah, Istiqomatul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar media gambar dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi Siswa kelas V Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada sekolah SD Negeri Nusukan Kota Surakarta. Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil antara siklus I dengan siklus II ada perubahan secara signifikan, hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Dengan melihat perbandingan hasil tes siklus I dan siklus II ada peningkatan yang cukup signifikan, Dari analisis data diperoleh rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 80,3 dengan persentase ketuntasan rata-rata 89% yang menunjukan peserta didik termasuk dalam kategori sangat terampil. Rata-rata peningkatan keterampilan menulis deskripsi peserta didik dari pra siklus, siklus I, dan siklus II menunjukkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) menggunakan media gambar dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa media gambar merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Dimana model pembelajaran ini mempermudah pengertian/pemahaman siswa, memperjelas dan memperbesar bagian yang penting yang kecil sehingga dapat diamati, mempermudah pemahaman yang sifatnya abstrak, dan menimbulkan daya tarik pada diri siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran PKN Kelas IV SD Khasanah, Uswatun; Matsuri, Matsuri; Karsono, Karsono
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.118519

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar, namun pembelajaran PKn di kelas IV SD Negeri Ngadirejo 04 siswa belum terbiasa mengemukakan pendapat, menganalisis masalah, dan menarik kesimpulan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran PKN materi gotong royong berdasarkan empat indikator: interpretasi, analisis, inferensi, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 11 siswa kelas IV, data dikumpulkan melalui observasi tiga pertemuan pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru kelas dan tiga siswa, serta dokumentasi Modul Ajar dan aktivitas pembelajaran. Analisis data dilakukan secara induktif dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa secara keseluruhan belum berkembang optimal. Aspek interpretasi dan analisis muncul dalam diskusi dan pengerjaan lembar kerja peserta didik, namun masih terbatas pada jawaban permukaan tanpa alasan yang mendalam dan keterkaitan yang jelas dengan konsep PKn. Aspek inferensi muncul secara parsial dan hanya ketika guru memberi instruksi eksplisit untuk menyimpulkan, sedangkan aspek evaluasi tidak muncul sama sekali selama pembelajaran karena siswa belum terbiasa menilai atau menanggapi argumen dan hasil kerja kelompok lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterbatasan kemampuan berpikir kritis siswa berkaitan dengan faktor individu.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Puzzle di Kelas I Amanah SD Muhammadiyah Kleco 2 Tahun Ajaran 2022/2023 Sari, Lathifah Aulia; Khasanah, Uswatun; Sulistyaningsih, Wiwik
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 2 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i2.76179

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila menggunakan model problem Based learning berbantuan media puzzle di kelas I Amanah. Metode penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, dan studi dokumen. Teknik analisis data menurut Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas dan persentase kentutasan klasikal meningkat dari pratindakan 56,92 dengan ketuntasan klasikal 23,04% meningkat menjadi 72,06 dengan ketuntasan klasikal 55,77% pada siklus I, dan meningkat menjadi 85,98 dengan ketuntasan klasikal 84,62% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila di kelas I Amanah SD Muhammadiyah Kleco 2 tahun ajaran 2022/2023.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Gambar Kelas I Amanah SD Muhammadiyah Kleco 2 TA 2022/2023 Setiyoningsih, Nofi; Khasanah, Uswatun; Sulistyaningsih, Wiwik
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 2 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i2.75835

Abstract

Penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif menyebabkan rendahnya hasil belajar peserta didik dan belum mencapai KKM 75. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan gambar pada kelas I Amanah SD Muhammadiyah Kleco 2 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Peningkatan hasil belajar dibatasi pada kemampuan kognitif yang bersumber pada nilai rata-rata peserta didik setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL berbantuan gambar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas I Amanah SD Muhammadiyah Kleco 2. Hasil belajar siklus I  rata-rata 74,33 dan ketuntasan klasikal 46,15%, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi rata-rata 84,71 dengan ketuntasan klasikal 86,53%. Penerapan model pembelajaran PBL berbantuan gambar dapat membantu siswa untuk mengungkapkan informasi yang terkandung dalam masalah sehingga hubungan antar komponen dalam masalah tersebut dapat terlihat dengan jelas dan lebih konkrit.