Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penyalahgunaan AI Dalam Memanipulasi Opini Publik di Media Sosial Prashayu, Nadia Inggrida; Napitupulu, Elsa Omega; Aozadel, Fawwaz; Hotdin, Samuel; Winson, Winson
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1190

Abstract

Akses yang semakin mudah dan terbuka terhadap teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mendorong lahirnya inovasi baru dalam produksi konten digital. Namun, di sisi lain, perkembangan ini juga memunculkan tantangan serius terhadap keandalan dan objektivitas informasi. Penyalahgunaan AI di media sosial semakin meningkat, ditandai dengan munculnya konten manipulatif yang tampak sangat realistis dan sulit dikenali, seperti deepfake pada video dan audio serta rekayasa visual untuk menyebarkan disinformasi dan memicu konflik. Ancaman ini melampaui hoaks berbasis teks karena AI mampu menciptakan situasi krisis kepercayaan, di mana perbedaan antara fakta dan kebohongan menjadi semakin kabur di mata publik. Konten semacam ini umumnya dirancang untuk memengaruhi emosi dan membentuk persepsi, sehingga audiens cenderung menerima informasi tanpa melakukan verifikasi. Artikel ini mengkaji pola penyalahgunaan AI oleh pengguna serta implikasinya terhadap ekosistem media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomena tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik secara luas, tidak hanya terhadap media, tetapi juga terhadap lembaga penegak hukum, pemerintah, dan pihak-pihak terkait lainnya. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperparah polarisasi sosial dan melemahkan kredibilitas publik. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif melalui penegakan aturan penggunaan teknologi dan penguatan literasi digital agar masyarakat lebih kritis dalam menyikapi informasi.
Analisa Penyalahgunaan AI Dalam Memanipulasi Opini Publik di Media Sosial Hotdin, Samuel; Napitupulu, Elsa Omega; Prashayu, Nadia Inggrida; Winson, Winson; Aozadel, Fawwaz
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 3, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v3i1.7275

Abstract

Kemudahan dan kebebasan akses terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membuka lembaran baru dalam kreasi konten digital, namun secara alamiah melahirkan tantangan serius bagi integritas dan objektivitas informasi. Fenomena penyalahgunaan AI oleh pengguna media sosial kini semakin marak dalam bentuk konten yang sangat realistis dan sulit dibedakan, seperti manipulasi video dan audio (deepfake) serta rekayasa gambar untuk tujuan disinformasi dan memecah belah. Ancaman ini melampaui disinformasi dan hoaks berbasis teks, AI berpotensi menciptakan krisis kepercayaan, dimana batas antara realitas dan fiksi menjadi semakin tidak terlihat bagi masyarakat. Konten manipulatif ini kerap dirancang untuk memanipulasi kepercayaan seseorang dan memancing respons emosional, sehingga membuat penerima nya mampu melewati proses verifikasi dalam mencari kebenaran sebuah berita. Artikel ini menganalisis modus operasi penyalahgunaan AI oleh pengguna serta dampaknya bagi pengguna media sosial. Kajian ini menunjukkan bahwa dampak dari fenomena ini adalah kemerosotan kepercayaan publik secara luas dan tidak hanya terhadap media, tetapi juga terhadap institusi penegak hukum serta pemerintah. Dalam jangka panjang, hal ini berisiko memperdalam perpecahan sosial dan meruntuhkan kredibilitas yang sehat. Pada akhirnya, disimpulkan bahwa upaya pencegahan terhadap ancaman ini memerlukan respons banyak pihak. Solusi dapat ditempuh dengan menegaskan larangan penyalahgunaan, pengembangan teknologi, memberikan penguatan literasi digital bagi para pengguna media sosial dalam menerima segala bentuk informasi, dan berbagai upaya lain.