Industri rumah tangga atau IRT, merupakan salah satu kelompok industri kecil yang beroperasi di lingkungan masyarakat dan kegiatan produksinya dapat dilakukan di tempat tinggal dengan menggunakan peralatan manual hingga semi otomatis dimana pelaku industri juga berperan sebagai produsen. Industri rumah tangga di Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar, terutama dalam sektor olahan daging sapi seperti bakso dan slice daging. Namun, banyak pelaku UMKM menghadapi berbagai kendala, termasuk kurangnya akses terhadap teknologi pengolahan, pengetahuan mengenai standar higienitas, dan strategi pemasaran yang efektif. Program ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas UMKM di Kabupaten Tangerang melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan bakso dan slice daging sapi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan produksi, diversifikasi produk, serta efisiensi operasional, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan daya saing UMKM di sektor pangan. Teknologi yang diterapkan meliputi penggunaan alat pencetak bakso, mesin slicer, serta penerapan sistem higienitas dan manajemen usaha sederhana. Pelatihan akan dilakukan sebanyak 3 kali dimana dibagi dalam 3 sesi khusus meliputi; pengolahan bakso maupun slice daging, pengawetan alami dan cara menempelkan daging slice serta kemasan produk yang menarik. Kegiatan ini akan dilakukan selama 6 bulan mulai dari persiapan sd pelaporan kegiatan. Luaran PkM berupa publikasi jurnal dan berita media massa online. Program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dan mendorong keberlanjutan usaha mikro di kawasan tersebut.