Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Islamic Financial Institutions in the Development of MSMEs: An Analysis of Financing and Mentoring for Islamic-Based Micro-Enterprises in West Java Diana Setiawati; Nayla Putri Aryani; Mozart Tiasylva Syah Nuhandika; Arifkha Gita Zahara; Berliana Azizah; Kanaya Ayodya Indra Prasta; Indah Ayu Dewi Maharani
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sharia Governance and Sustainable Finance
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i2.387

Abstract

MSMEs play a vital role in the Indonesian economy, yet they still face challenges in accessing financing and managing their businesses. Islamic Financial Institutions (IFIs) offer a financing alternative that is not only based on the principles of fairness and profit-sharing, but also prioritizes social sustainability and Sharia compliance. This study aims to analyze the selection and feasibility assessment mechanisms of micro-enterprises implemented by these institutions, as well as to examine the financing and mentoring models implemented to support MSME sustainability. The research method employed a qualitative approach through library research with content analysis of various literature sources related to Islamic financing and MSME empowerment. The results indicate that these institutions implement a selection mechanism based on the Sharia-compliant 5C concept, encompassing character, capacity, capital, business conditions, and collateral, with an emphasis on moral aspects and Sharia compliance. The financing models used include mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, and qardhul hasan, combined with business mentoring such as management training, Islamic business ethics development, and field monitoring. This integrated approach has been proven to improve financial discipline, business sustainability, and social benefits for MSMEs. Thus, LKS functions not only as a capital provider but also as an agent for empowering the community's economy based on the principles of maqasid sharia.
Urgensi Pembelajaran Kalkulus dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Analitis dan Pemecahan Masalah Istiati Paulina Kohan; Berliana Azizah; Cindy Dwi Julianti; Rahelita Astuti; Rahdian Novan Rifky; Nelsa Ondiana; Muhammad Win Afgani
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v7i2.40430

Abstract

Pembelajaran kalkulus dalam Pendidikan Matematika sangat penting. Karena, pembelajaran ini menuntut keteraturan belajar, latihan berkelanjutan, serta pemahaman konsep secara bertahap. Dalam menyelesaikan persoalan kalkulus, mahasiswa dituntut untuk bisa memahami bentuk persoalan, memberikan solusi, mengimplementasikan solusi, serta mengevaluasi masalah yang akan terjadi. Hal ini meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah bagi mahasiswa matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat pembelajaran kalkulus dalam hubungannya dengan pengembangan kemampuan berpikir analitis, pemecahan masalah matematis, dan menelusuri relevansinya terhadap proses kognitif dan keterampilan pada abad ke-21 serta kajian ini digunakan untuk menyusun strategi pembelajaran kalkulus di era modern yang mampu mendukung kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian kepustakaan atau library research. Kumpulan data yang kami peroleh dari jurnal ilmiah nasional yang melalui database seperti Google Scholar. Analisis data yang dilakukan melalui pemahaman yang mendalam dan membandingkan dengan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukan bahwa pembelajaran kalkulus sangat penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir analtis dan pemecahan masalah khususnya pada mahasiswa pendidikan matematika. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran seperti pembelajaran berbasis masalah dalam mata kuliah kalkulus. Kata Kunci: Pendidikan, Kalkulus, Berpikir Analitis, Pemecahan Masalah