Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis dampak pelatihan dan disiplin terhadap kesiapan kerja peserta program pelatihan ke Jepang, dengan menempatkan efikasi diri sebagai variabel mediasi. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 123 individu yang sedang menjalani pendidikan kejuruan untuk program ke Jepang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan analisis mediasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil - Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri. Selanjutnya, efikasi diri dan disiplin terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja, sementara pelatihan secara langsung tidak berpengaruh signifikan. Efikasi diri ditemukan sebagai faktor mediasi yang sangat penting dalam menghubungkan pengaruh pelatihan dan disiplin terhadap kesiapan kerja peserta. Implikasi - Hasil ini menegaskan pentingnya penguatan aspek psikologis, khususnya efikasi diri, dalam merancang program pelatihan kerja internasional guna meningkatkan kesiapan adaptasi peserta di lingkungan kerja Jepang. Orisinalitas - Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia dengan mengintegrasikan variabel disiplin dan pelatihan dalam satu kerangka model mediasi efikasi diri khusus untuk konteks peserta pelatihan kerja luar negeri.