Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyuluhan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pontianak: Upaya Meningkatkan Kesadaran Hukum dan Pembinaan Mental Dawi, Klara; Alkadrie , Sy Muhammad Ridho Rizki Maulufi; Sitorus , Angelia Pratiwi Mastiurlani Christina; Septinawati, Sri Ayu
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2: Desember (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v5i2.529

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hukum di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pontianak dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum dan pembinaan mental warga binaan. Rendahnya pemahaman mengenai hak, kewajiban, serta norma hukum sering menjadi kendala bagi narapidana dalam menjalani masa pembinaan dan mempersiapkan reintegrasi sosial. Melalui penyuluhan yang terstruktur, peserta diperkenalkan pada materi mengenai hak asasi manusia, peraturan tata tertib di Rutan, proses hukum yang sedang atau telah dijalani, serta nilai-nilai moral yang mendukung perubahan perilaku positif. Metode kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif warga binaan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap substansi hukum yang relevan, serta tumbuhnya kesadaran mengenai pentingnya menaati peraturan, baik selama berada di dalam Rutan maupun setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, penyuluhan juga memberikan dampak psikologis yang positif berupa peningkatan motivasi untuk memperbaiki diri dan menghindari pengulangan tindak pidana. Secara keseluruhan, penyuluhan hukum di Rutan Pontianak terbukti menjadi salah satu strategi efektif dalam mendukung program pembinaan dan rehabilitasi. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan materi yang lebih variatif, sehingga mampu memperkuat kapasitas warga binaan untuk menjalani hidup yang lebih baik, patuh hukum, dan siap berintegrasi kembali ke lingkungan sosial.