Widjanarko, Alexander Imanuel
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Berpikir Kritis dan Empati Historis Siswa Melalui Pembelajaran Adaptif Berbasis Ai Kak Sarah di SMK Kristen PETRA Surabaya Widjanarko, Alexander Imanuel; Haq, Isri Amirul; Purnawirawan, Okta
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v3i2.84

Abstract

Berdasarkan survei awal di SMK Kristen Petra Surabaya, sebanyak 78% siswa mengalami kesulitan memahami konteks peristiwa sejarah secara mendalam. Hanya 35% siswa yang mampu menganalisis peristiwa sejarah secara kritis karena dominasi metode ceramah konvensional yang pasif. Kondisi ini menyebabkan rendahnya empati historis dan degradasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan platform digital ”Kak Sarah” untuk mentransformasi pembelajaran sejarah menjadi lebih interaktif dan bermakna. Mitra dipilih karena merupakan sekolah Pusat Keunggulan yang membutuhkan inovasi teknologi untuk meningkatkan efektivitas kurikulum vokasi nasional. Metode pelaksanaan menggunakan Successive Approximation Model melalui tahap persiapan koordinasi, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil implementasi secara menyeluruh. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan intensif kepada tiga guru sejarah serta penerapan langsung pada satu kelas eksperimen siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan skor berpikir kritis siswa yang signifikan (dari 47,93 menjadi 83,79) yang berdampak pada kemampuan penalaran sejarah dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat kepuasan siswa mencapai 87% dengan temuan kualitatif bahwa dialog Sokratik meningkatkan keberanian berargumen. Program ini menjamin keberlanjutan melalui transfer kepemilikan penuh kepada mitra dan efisiensi biaya operasional menggunakan model AI open-source. Program ini berhasil memberdayakan tiga guru sejarah dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan artifisial secara mandiri pada kegiatan pembelajaran. Dampak jangka panjang dibuktikan melalui penandatanganan implementation agreement sebagai komitmen sekolah dalam menggunakan platform secara berkelanjutan. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata bagi literasi digital pendidik dan menciptakan ekosistem pembelajaran sejarah yang inklusif.   Abstract Based on an initial survey at Petra Christian Vocational School Surabaya, 78% of students had difficulty understanding the context of historical events in depth. Only 35% of students were able to critically analyze historical events due to the dominance of passive conventional lecture methods. This condition leads to low historical empathy and degradation of students' critical thinking skills in facing 21st-century challenges. This community service program aims to implement the "Kak Sarah" digital platform to transform history learning into a more interactive and meaningful one. The partner was selected because it is a Center of Excellence school that requires technological innovation to improve the effectiveness of the national vocational curriculum. The implementation method uses the Successive Approximation Model through stages of preparation and coordination, training implementation, and comprehensive evaluation of implementation results. The implementation phase included intensive training for three history teachers and direct application in one experimental class of students. The community service results showed a significant increase in students' critical thinking scores (from 47.93 to 83.79) which impacted historical reasoning abilities in everyday life. The student satisfaction rate reached 87% with qualitative findings that Socratic dialogue increased the courage to argue. This program ensures sustainability through the transfer of full ownership to the partner and operational cost efficiency using an open-source AI model. This program successfully empowered three history teachers to independently integrate artificial intelligence technology into their learning activities. The long-term impact was demonstrated through the signing of an implementation agreement, demonstrating the school's commitment to the platform's continued use. This service provides a tangible contribution to educators' digital literacy and creates an inclusive history learning ecosystem.
Implementasi Asisten Virtual AI Chatbot ”Kak Sarah” untuk Penguatan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Sejarah Di SMK Negeri 5 Malang Haq, Isri Amirul; Widjanarko, Alexander Imanuel; Purnawirawan, Okta
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v2i2.86

Abstract

Dominasi metode konvensional dalam pembelajaran sejarah di SMK Negeri 5 Malang menyebabkan stagnasi kompetensi kognitif, di mana siswa cenderung pasif dan hanya menghafal fakta. Berdasarkan asesmen diagnostik awal, kemampuan berpikir kritis siswa berada pada level rendah dengan skor rata-rata baseline 48,70. Fenomena ini menciptakan urgensi untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan era digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan solusi melalui platform ”Kak Sarah”, asisten virtual berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mengintegrasikan algoritma Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan metode Socratic Mentoring. Teknologi ini dirancang untuk memicu dialog inkuiri mendalam guna menstimulasi nalar analisis siswa. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif melalui fase persiapan, pelatihan guru, dan uji coba lapangan menggunakan desain quasi-experimental. Hasil evaluasi menunjukkan dampak signifikan; rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen meningkat tajam dari 48,70 menjadi 83,87 pada post-test, jauh mengungguli kelas kontrol yang hanya mencapai 63,22. Selain lonjakan performa akademik, respon antusias pengguna sebesar 87% menegaskan efektivitas sistem dalam menciptakan iklim belajar interaktif. Keberlanjutan program dijamin melalui penandatanganan Implementation Agreement dan alih teknologi sepenuhnya kepada mitra sekolah untuk penggunaan jangka panjang.   Abstract The dominance of conventional methods in history learning at SMK Negeri 5 Malang has led to a stagnation in cognitive competence, where students tend to be passive and rely on rote memorization. Based on the initial diagnostic assessment, students' critical thinking skills were at a low level with a baseline average score of 48.70. This phenomenon creates an urgency to introduce learning innovations relevant to the digital era. This community service aims to implement a solution through the ”Kak Sarah” platform, an Artificial Intelligence (AI)-based virtual assistant integrating Retrieval-Augmented Generation (RAG) algorithms and the Socratic Mentoring method. This technology is designed to trigger deep inquiry dialogues to stimulate students' analytical reasoning. The implementation method applied a participatory approach through preparation phases, teacher training, and field trials using a quasi-experimental design. Evaluation results showed a significant impact; the average critical thinking score of students in the experimental class increased sharply from 48.70 to 83.87 in the post-test, far outperforming the control class which only reached 63.22. In addition to the surge in academic performance, an enthusiastic user response of 87% confirmed the system's effectiveness in creating an interactive learning climate. Program sustainability is ensured through the signing of an Implementation Agreement and full technology transfer to the school partner for long-term use.