Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan persepsi penggunaan media sosial terhadap efikasi diri kewirausahaan serta minat berwirausaha digital mahasiswa. Desain penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel terdiri dari 79 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS versi 4.0.9.9. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri kewirausahaan, sementara efikasi diri secara signifikan memengaruhi minat berwirausaha digital. Sebaliknya, dukungan sosial tidak memberikan pengaruh signifikan baik terhadap efikasi diri maupun minat berwirausaha digital, dan pengaruh langsung media sosial terhadap minat berwirausaha digital juga tidak signifikan. Model pengukuran terbukti valid dan reliabel, dengan R² untuk efikasi diri dan minat berwirausaha digital masing-masing sebesar 0,701 dan 0,753, serta analisis f² dan Q² mendukung relevansi prediktif model. Temuan ini menegaskan peran strategis efikasi diri sebagai mediator psikologis yang mentransmisikan pengaruh faktor eksternal, khususnya media sosial, terhadap minat berwirausaha digital mahasiswa. Implikasi penelitian mencakup penguatan strategi pembelajaran kewirausahaan berbasis media sosial dan pengembangan program intervensi untuk meningkatkan keyakinan diri mahasiswa dalam berwirausaha digital.