Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologi pada Perancangan Pusat Rehabilitasi Narkoba di Kabupaten Bulukumba Achriyanto Syam, M. Fitrah; Yusri, Andi; Paddiyatu, Nurhikmah; Amal, Citra Amalia; Idrus, Irnawaty; Rohana; Syam, M. Fitrah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3m616f73

Abstract

ABSTRAKPendekatan arsitektur ekologis dipilih karena mampu menciptakan lingkungan binaan yang sehat, berkelanjutan, dan mendukung proses penyembuhan pengguna (NAPZA). Lingkungan fisik yang nyaman dan alami diyakini dapat memberikan pengaruh positif terhadap kondisi psikologis dan emosional pasien rehabilitasi. Penataan massa bangunan dirancang menyatu dengan kontur dan kondisi alam sekitar untuk meminimalkan kerusakan lingkungan. Ruang terbuka hijau dimanfaatkan sebagai area terapi luar ruang yang mendukung aktivitas refleksi dan pemulihan mental. Konsep sirkulasi udara alami diterapkan untuk menciptakan kualitas udara dalam ruang yang lebih baik dan menyehatkan. Selain itu, desain bangunan memperhatikan orientasi matahari untuk mengurangi konsumsi energi buatan. Fasilitas pendukung seperti ruang konseling, ruang ibadah, dan area kegiatan dirancang dengan suasana yang tenang dan privat.. Dengan pendekatan ini, pusat rehabilitasi diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemulihan fisik, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual. Hasil perancangan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan fasilitas rehabilitasi berbasis arsitektur berkelanjutan di Indonesia.Kata Kunci: Arsitektur Ekologi, Pusat Rehabilitasi, Narkoba, Lingkungan Sosial, Kabupaten Bulukumba. ABSTRACTThe Ecological Architecture approach was chosen because it can create a healthy, sustainable built environment that supports the healing process of drug users (NAPZA). A comfortable and natural physical environment is believed to have a positive influence on the psychological and emotional state of rehabilitation patients. The building's massing is designed to blend with the contours and natural conditions of the surrounding area to minimize environmental damage. Green open spaces are utilized as outdoor therapy areas that support reflection and mental recovery activities. The concept of natural air circulation is implemented to create better and healthier indoor air quality. Furthermore, the building design takes into account solar orientation to reduce artificial energy consumption. Supporting facilities such as counseling rooms, prayer rooms, and activity areas are designed to create a calm and private atmosphere. The use of water and vegetation elements also function as therapeutic elements that enhance visual and psychological comfort. With this approach, the rehabilitation center is expected to function not only as a place for physical recovery, but also as a means of mental and spiritual development. The results of this design are expected to see.Keywords: Ecological Architecture, Rehabilitation Center, Drugs, Social Environment, Bulukumba Regency.
Perancangan Pusat Rehabilitasi Narkoba Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi di Kab. Bulukumba Syam, M. Fitrah Achriyanto; Yusri, Andi; Paddiyatu, Nurhikmah; Amal, Citra Amalia; Idrus, Irnawaty; Abdullah, Rohana; Syam, M. Fitrah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/qrxhqe52

Abstract

ABSTRAK: Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan desain untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba dengan pendekatan Arsitektur Ekologis di Kabupaten Bulukumba yang bertujuan memberikan pemulihan secara mental dan spiritual bagi pengguna Narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah fasilitas rehabilitasi narkoba di Kabupaten Bulukumba dengan menerapkan prinsip-prinsip Arsitektur Ekologi dan menciptakan tata ruang serta fasilitas pendukung yang sesuai dengan konsep tersebut. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan meliputi observasi di lapangan dan tahap perancangan arsitektur. Desain yang ditampilkan dalam penelitian ini adalah pusat rehabilitasi narkoba yang diembangkan berlandaskan prinsip-prinsip Arsitektur Ekologi. Desain ini mencakup empat karakteristik utama dari arsitektur yang ramah lingkungan, yaitu: penggunaan panel surya sebagai sumber energi terbarukan, penerapan jendela besar untuk penerangan dan ventilasi alami, penggunaan material lokal dalam konstruksi, serta pengelolaan air hujan dan limbah yang didaur ulang untuk pemakaian toilet dan irigasi tanaman.KATA KUNCIArsitektur Ekologi, Pusat Rehabilitasi, Narkoba. ABSTRACT: Abuse of Narcotics, Psychotropics, and Addictive Substances (NAPZA) is a very worrying problem in Indonesia. Therefore, it is necessary to develop a design for a Drug Rehabilitation Center with an Ecological Architecture approach in Bulukumba Regency which aims to provide mental and spiritual recovery for drug users. This study aims to design a drug rehabilitation facility in Bulukumba Regency by applying the principles of Ecological Architecture and creating a spatial layout and supporting facilities in accordance with the concept. In this study, the methods used include field observations and the architectural design stage. The design presented in this study is a drug rehabilitation center developed based on the principles of Ecological Architecture. This design includes four main characteristics of environmentally friendly architecture, namely: the use of solar panels as a renewable energy source, the application of large windows for natural lighting and ventilation, the use of local materials in construction, and the management of rainwater and recycled waste for toilet use and plant irrigation.Keywords:Ecological Architecture, Rehabilitation Center, Drugs.