Meytha Dwi Kurniadiansyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN GRAMMAR BAHASA INGGRIS BERBASIS TEORI DAN STORYTELLING Rahmat Setiawan; Eliasanti Agustina; Meytha Dwi Kurniadiansyah; Lubna Iasya; Helena Thria Nathalia; Nabila Rizki Aulia
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 02 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no02.a10864

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK 2 Antartika Sidoarjo dengan tujuan untuk mengevaluasi dua pendekatan pembelajaran grammar bahasa Inggris, yaitu berbasis teori dan berbasis storytelling, dalam konteks pelatihan. Rendahnya motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran TOEFL, terutama grammar, yang bersifat konvensional, serta minimnya strategi kreatif yang mampu mengaitkan grammar dengan konteks komunikasi yang bermakna, menjadi latar belakang permasalahan. Melalui pendekatan kuantitatif, survey dilakukan terhadap 100 siswa yang mengikuti dua sesi pembelajaran berbeda: berbasis teori dan storytelling. Hasil survei menunjukkan bahwa pembelajaran grammar berbasis teori dinilai lebih mudah diimplementasikan dan membantu siswa memahami pola kalimat secara sistematis, dengan skor rata-rata persepsi berada pada kategori tinggi (M = 4,01 dan M = 4,03),  namun dinilai kurang menarik dan cenderung membosankan (M = 2,31). Sebaliknya, pembelajaran grammar berbasis storytelling memperoleh respons positif dalam aspek kesenangan dan interaktivitas pembelajaran (M = 4,18 dan M = 4,12), tetapi menunjukkan keterbatasan ketika siswa harus menerapkan struktur grammar dalam format soal TOEFL (M = 2,21). Temuan ini menegaskan bahwa kedua pendekatan memiliki keunggulan dan keterbatasan masing-masing. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antara pendekatan struktural dan naratif dalam pembelajaran grammar di SMK agar proses pembelajaran menjadi lebih terukur, interaktif, dan tetap relevan dengan kebutuhan kompetensi berbasis ujian
LITERASI TEKNOLOGI MELALUI SASTRA ANAK: SEBUAH INOVASI MATERI PEMBELAJARAN BAHASA Rahmat Setiawan; Agustina, Eliasanti; Ferra Dian Andanty; Fajar Susanto; Lubna Iasya; Meytha Dwi Kurniadiansyah
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11768

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan strategi mengintegrasikan literasi teknologi ke dalam substansi materi pembelajaran melalui sastra anak, di saat materi yang diajarkan oleh guru-guru sekolah dasar masih didominasi oleh cerita-cerita konvensional yang berfokus pada penyampaian nilai moral sehingga kurang merepresentasikan dinamika kehidupan anak di era digital. Dari kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi guru dalam mentransformasi sastra anak berbasis literasi teknologi sebagai inovasi materi pembelajaran bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2026 di Gedung Soelaiman Joesoef Lantai 2 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dengan melibatkan 75 guru sekolah dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Waru, Sidoarjo. Metode yang digunakan partisipatif yang terdiri dari penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi, dan evaluasi menggunakan angket skala Likert lima poin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memperoleh respons yang sangat positif dengan nilai rata-rata evaluasi sebesar 4,54 dari skala 5,00. Sebanyak 98,7% peserta menyatakan bahwa pelatihan memberikan wawasan baru mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran sastra, 96,0% menyatakan memahami konsep literasi teknologi setelah mengikuti pelatihan, dan 89,4% menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan transformasi narasi sastra berbasis literasi teknologi dalam pembelajaran di kelas. Temuan ini menunjukkan kebaruan kegiatan yang terletak pada transformasi substansi sastra anak melalui pengembangan tokoh, konflik, dan alur cerita yang merepresentasikan pengalaman serta isu-isu teknologi yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Implikasinya adalah tersedianya alternatif pengembangan materi pembelajaran bahasa Inggris yang lebih kontekstual, kreatif, dan relevan dengan penguatan literasi teknologi serta tuntutan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar