Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menumbuhkan Jiwa Inklusif : Strategi Menghadapi Tantangan Pluralisme di Sekolah Rahma Alya; Nurul Azwa; Herlini Puspika Sari
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 3 No. 6 (2025): December: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v3i6.1718

Abstract

The increasing social and cultural diversity of contemporary societies has positioned schools as strategic spaces for nurturing inclusive attitudes and managing the challenges of pluralism. Many schools still face obstacles such as limited teacher readiness, inadequate curriculum representation of diversity, and school cultures that are not fully supportive of inclusive practices. This study aims to analyze school strategies in fostering students’ inclusive dispositions in response to pluralistic challenges. The research employed a descriptive qualitative approach through library research, using purposive sampling to select relevant scientific literature. Data were analyzed using an interactive model that involved data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that participatory learning strategies, the application of Universal Design for Learning, and project-based learning are effective in strengthening students’ inclusive attitudes, empathy, and tolerance. The role of teachers as role models, the development of inclusive school culture, and active community involvement were identified as key supporting factors for successful inclusive education. The implications of this study highlight the importance of synergy between teacher professional development, curriculum adaptation, and school policy reinforcement to establish equitable, inclusive, and sustainable educational practices in pluralistic contexts.
Pembagian Ilmu Tauhid: Tauhid Rububiyah, Uluhiyah, dan Asma Wa Sifat dalam Kajian Teologis Yuli Fitriyanti; Nurul Azwa; Tri Endang Trisnawati , Tri Endang Trisnawati; Defriani; Syalum Syahrani; Sri Wahyuni, Sri Wahyuni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i2.5169

Abstract

Ilmu tauhid merupakan landasan utama dalam teologi Islam yang membahas prinsip keesaan Allah sebagai inti ajaran akidah. Dalam perkembangan kajian modern, tauhid tidak lagi dipahami semata-mata sebagai ajaran normatif, tetapi juga sebagai kerangka konseptual yang memiliki dimensi metodologis dan epistemologis dalam pengembangan ilmu kalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembagian tauhid ke dalam tiga aspek pokok, yaitu rububiyah, uluhiyah, dan asma wa sifat, dalam perspektif teologis serta menjelaskan keterkaitan konseptual ketiganya dalam membangun sistem akidah yang utuh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan teknik purposive sampling terhadap 20 literatur ilmiah terbitan 2021–2024. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi melalui tahapan reduksi, pengorganisasian, dan penarikan simpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid rububiyah menegaskan otoritas Allah sebagai Pencipta dan Pengatur alam, tauhid uluhiyah menekankan penghambaan eksklusif kepada-Nya, sedangkan tauhid asma wa sifat menguatkan pemahaman tentang kesempurnaan Allah melalui penetapan nama dan sifat-Nya secara proporsional. Ketiga dimensi tersebut saling melengkapi dalam membentuk konstruksi teologis yang rasional dan kontekstual. Dengan demikian, klasifikasi tauhid ini memiliki relevansi penting dalam menjawab tantangan pemikiran Islam kontemporer.