Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMIS DARI REUSE PLASTIK KEMASAN DAN UPCYCLING LIMBAH KAYU BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TANEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Mirosea, Nitri; Surianti, Surianti; Basru, Andi Muhammad Fuad Ramadhan; Pebrianti, Vina Olivia; Mutmainnah, Mutmainnah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36576

Abstract

ABSTRAK                                                                            Permasalahan pengelolaan limbah plastik, limbah kayu, dan limbah pertanian di Desa Tanea masih menjadi isu lingkungan dan sosial ekonomi, karena belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku produk kreatif. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi melalui pendekatan ekonomi kreatif. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, workshop, dan praktikum pembuatan pot plastik daur ulang, bunga hias dari kulit jagung, dan tanaman hias dekoratif dari limbah kayu. Mitra kegiatan adalah masyarakat Desa Tanea yang terdiri dari 15 peserta, meliputi ibu rumah tangga, pemuda, dan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 30–45% dan peningkatan keterampilan teknis peserta hingga 85% berdasarkan keberhasilan menghasilkan minimal satu produk kreatif. Produk yang dihasilkan memiliki potensi nilai ekonomis dengan estimasi harga jual Rp10.000–Rp40.000 per unit. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan ekonomi kreatif berbasis limbah dapat meningkatkan keterampilan, dan peluang usaha masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat.ABSTRACTThe issue of managing plastic waste, wood waste, and agricultural waste in Tanea Village remains a significant environmental and socio-economic challenge, as these materials have not been optimally utilized as raw materials for creative products. This community service program aims to improve the community’s knowledge and skills in transforming waste into economically valuable products through a creative economy approach. The activities were carried out through socialization, workshops, and hands-on practice in producing recycled plastic pots, decorative corn-husk flowers, and ornamental plants made from wood waste. The program involved 15 participants from Tanea Village, consisting of housewives, youths, and local micro-business actors. The results show an increase in participants’ knowledge by an average of 30–45% and an improvement in technical skills up to 85%, indicated by their ability to produce at least one creative product. The products generated have economic potential with estimated market prices ranging from IDR10.000 to IDR40.000 per unit. These findings demonstrate that waste-based creative economy training can enhance community skills, expand entrepreneurial opportunities, and increase environmental awareness among the residents.