Muhammad Fadli Mubarak
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Cam Guard Pada Iklan Lego Produksi Pt. Blue Star Media (Bsm Entertaiment) Muhammad Fadli Mubarak; Dynia Fitri; Herry Sasongko
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.859

Abstract

Laporan riset ini membahas peran krusial Cam Guard atau Best Boy Grip dalam menjaga keamanan aset fisik dan intelektual pada produksi iklan global LEGO di PT. Blue Star Media (BSM Entertainment). Masalah utama yang dihadapi adalah risiko tinggi kebocoran desain produk rahasia serta potensi kerusakan peralatan kamera kelas industri selama proses syuting yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan kompetensi teknis manajemen peralatan film dan memahami alur kerja standar operasional prosedur (SOP) di sebuah rumah produksi profesional. Selain itu, riset ini melatih ketelitian dan kewaspadaan dalam mengawal aset kamera guna meminimalisir risiko kerugian teknis maupun non-teknis di lapangan. Solusi yang diimplementasikan adalah penerapan protokol pengawasan sistematis, mencakup inventarisasi alat di tahap pra-produksi, perakitan peralatan (rigging), hingga pengawasan operasional digital dan fisik di area set. Langkah ini memastikan setiap perangkat yang masuk ke area produksi terpantau dan tersegel secara ketat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem Cam Guard berhasil meminimalisir risiko kerusakan alat dan menekan potensi kebocoran informasi visual atau spionase industri hingga tingkat nol. Hal ini memberikan rasa aman bagi klien global seperti LEGO yang sangat protektif terhadap detail rancangan produk mereka. Kesimpulannya, manajemen aset yang terorganisir memiliki kontribusi signifikan dalam menjamin kelancaran alur kerja kreatif serta menjaga reputasi perusahaan di pasar global. Pengalaman praktis ini secara efektif menjembatani antara teori akademik dengan realitas profesional di industri kreatif.