Afdhal Dinil Haq Ayuma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyalahgunaan Jabatan Guru Memanfaatkan Murid Untuk Mendapatkan Untung Berjualan Di Kelas Aditya Nugraha Jonathan; Afdhal Dinil Haq Ayuma; Titian Kasih Puja Kasupa
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.964

Abstract

Penyalahgunaan kekuasaan seorang guru yang memanfaatkan siswa untuk berjualan keuntungan melalui penjualan di kelas merupakan suatu fenomena yang bertentangan dengan prinsip etika profesional, regulasi pendidikan, serta hak-hak siswa. Jurnal ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan tersebut, menganalisis penyebabnya, mengevaluasi dampak yang ditimbulkan bagi siswa, guru, dan lingkungan pendidikan, serta merumuskan strategi penanggulangan yang holistik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif menggunakan metode studi kasus, wawancara dengan pihak-pihak terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyalahgunaan kekuasaan termasuk memaksa siswa untuk membeli barang dagangan milik guru, memanfaatkan waktu belajar untuk berjualan, serta menggunakan posisi guru untuk mempromosikan produk kepada siswa dan orang tua. Penyebabnya meliputi rendahnya pemahaman tentang etika profesi, tekanan ekonomi, minimnya pengawasan, dan lemahnya sanksi terhadap pelanggar. Dampak yang ditimbulkan antara lain gangguan dalam proses pembelajaran, terjadinya diskriminasi terhadap siswa yang tidak mampu membeli, penurunan kepercayaan masyarakat terhadap sektor pendidikan, dan kerusakan reputasi profesi guru. Berdasarkan analisis yang dilakukan, disarankan agar dilakukan peningkatan pembinaan etika profesi guru, penguatan terhadap sistem pengawasan dan kontrol, penerapan sanksi tegas bagi pelanggar, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai hak-hak siswa.
Pembelajaran Bahasa Pada Hakikatnya Peran Konteks Budaya Dan Lingkungan Dalam Pembentukan Kemampuan Bahasa Afdhal Dinil Haq Ayuma; Aditya Nugraha Jhonatan; Lili Ratna Sari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.975

Abstract

Pembelajaran bahasa adalah sebuah proses yang kompleks yang tidak hanya fokus pada penguasaan tata bahasa, namun juga melibatkan aspek kognitif, sosial, budaya, dan lingkungan yang berdampak pada perkembangan siswa. Bahasa berfungsi tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai pembawa identitas dan nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pembelajaran bahasa harus dilihat dalam konteks sosial dan budaya di mana peserta didik berada. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang didasarkan pada kajian literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa budaya memiliki peran krusial dalam menentukan variasi bahasa, cara berkomunikasi, dan makna simbolik, sementara lingkungan memberikan pengalaman autentik yang mempercepat proses penguasaan bahasa. Penggabungan kedua elemen ini terbukti sangat mendukung perkembangan kemampuan komunikasi siswa secara holistik, sehingga penting untuk merancang pembelajaran yang responsif terhadap budaya dan relevan dengan lingkungan nyata agar proses belajar bahasa menjadi lebih berarti dan efektif.