Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

VERNAKULARISASI DALAM TAFSIR AL-IKLIL: STUDI ANALISIS AYAT AYAT HIDANGAN SURGA Muhammad Khairul Umam; Eep Nafis Khamdani; Elya Munfarida
AL-MUTSLA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v7i2.1785

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini ditetapkan pada fenomena vernakularisasi dalam penafsiran Al-Qur'an, khususnya dalam konteks masyarakat Jawa yang kaya akan tradisi budaya lokal. Persoalan utama yang dikaji adalah bagaimana proses adaptasi budaya lokal, termasuk bahasa, tradisi, dan adat istiadat, mempengaruhi penafsiran ayat tentang hari raya surgawi dalam Tafsir Al-Iklil karya KH Mishbah Musthofa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik vernakularisasi ini dan memahami dinamika hubungan antara teks suci dan konteks budaya lokal dalam tradisi tafsir Nusantara. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis isi yang membandingkan penafsiran ini dengan sumber-sumber lain dan mengeksplorasi penggunaan unsur-unsur budaya dalam penafsiran tersebut. Temuan utama menunjukkan bahwa KH Mishbah Musthofa menginternalisasi unsur-unsur budaya Jawa, seperti bahasa Pegon dan makna gandul, serta mengadaptasi penafsiran ayat tersebut dengan konteks sosial dan budaya setempat, misalnya dalam menafsirkan kata "ma'īn" sebagai "sajeng" atau "nira." Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vernakularisasi bukan sekedar penerjemahan bahasa, tetapi juga merupakan bentuk adaptasi pesan dan nilai-nilai Islam, yang menyuburkan dan memperkuat relevansi pesan-pesan keagamaan dalam kehidupan masyarakat setempat.