Amaliyah, Zulvika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Moderasi Beragama sebagai Penangkal Hoax dan Disinformasi Keagamaan di Era Digital Widiana, Siti Wahyu; Yumna, Shendya Lukyana; Fatimah, Sinta; Amaliyah, Zulvika; El Syam, Robingun Suyud
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3092

Abstract

Di era digital arus informasi tidak di saring sehingga muncul penyebaran hoak dan dosonformasi, termasuk dalam informasi konteks keagamaan. Artikel ini mengkaji konsep peran moderasi beragma sebagai penangkal hoax dan Disinformasi keagamaan di era digitalĀ  melalui perlawanan terhadap berita hoax dan literasi terhadap informasi yang bertujuan untuk meninkatkan pemahaman, analisis, sikap kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualititatif berbasis studi pustaka dengan sumber utama jurnal jurnal terdahulu buku dan ayat alquran mengenai peran moderasi beragama hasil kajian ini menjadikan moderasi agama sebagai pilar utama dalam menyangkal penyebaran informasi yang salah dan keliru sehingga menimpulkan pemikiran yang kritis dan membiasakan literasi. Abstract In the digital era, the flow of information is unfiltered, leading to the spread of hoaxes and disinformation, including information in a religious context. This article examines the concept of religious moderation as a counter to hoaxes and religious disinformation in the digital era through countering hoax news and information literacy, aimed at improving understanding, analysis, and critical thinking. This research uses a qualitative approach based on literature review, with primary sources being previous journals, books, and Quranic verses regarding the role of religious moderation. The results of this study establish religious moderation as a key pillar in refuting the spread of false and erroneous information, thus fostering critical thinking and fostering literacy.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Amaliyah, Zulvika; Ahmad Faid Muzakky; Sinta Fatimah; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6777

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang utuh dan berakhlak mulia. Artikel ini membahas pendidikan karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, dengan fokus pada landasan filosofis, strategi pembentukan karakter, dan relevansinya dalam konteks pendidikan modern di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, mengkaji literatur primer dan sekunder terkait filsafat pendidikan Islam dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter Islam menekankan pembentukan manusia yang holistik, meliputi aspek kognitif, afektif, sosial, dan spiritual, dengan nilai-nilai utama seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, empati, dan ketaatan pada norma agama. Strategi pembentukan karakter dilakukan melalui teladan, pembiasaan, dan pendidikan nilai secara sistematis dan berkelanjutan, sehingga siswa tidak hanya memahami nilai-nilai moral tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi pendidikan karakter berbasis filsafat Islam terbukti relevan dengan kebutuhan pendidikan modern, karena mampu menyiapkan generasi yang cerdas, tangguh secara moral, dan memiliki kesadaran sosial dan spiritual yang tinggi. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter Islam memberikan fondasi teoretis dan praktis untuk membentuk individu yang unggul secara intelektual dan berakhlak mulia, siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.