Fitri A
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Komparatif Kitab Shafwah al-Tafāsīr dan Al-Wasīṭ: Telaah Sejarah, Sumber, Manhaj, Mazhab, dan Distingsi Corak Penafsiran Amin, Sholihudin; Fitri A; Akhmad Dasuki
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v2i2.275

Abstract

Artikel ini mengkaji secara komparatif dua karya tafsir modern yang berpengaruh, yaitu Shafwah al-Tafāsīr karya Muḥammad ‘Alī ash-Ṣābūnī dan al-Tafsīr al-Wasīṭ karya Muḥammad Sayyid al-Ṭanṭāwī. Keduanya hadir sebagai respons atas kebutuhan umat Islam modern terhadap penafsiran Al-Qur’an yang sistematis, ringkas, dan kontekstual, namun dibangun di atas manhaj dan orientasi keilmuan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis komparatif, dengan menelaah aspek sejarah penulisan, sumber penafsiran, manhaj metodologis, kecenderungan mazhab, serta distingsi corak penafsiran masing-masing mufassir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Shafwah al-Tafāsīr bercorak tahlīlī dengan kecenderungan ijmālī dan fokus kuat pada ayat-ayat hukum (fiqhiyyah), serta berupaya merangkum otoritas tafsir klasik secara sistematis. Sementara itu, al-Wasīṭ menampilkan pendekatan adabī-ijtima‘ī dengan penekanan pada analisis kebahasaan, rasionalitas moderat, dan kontekstualisasi sosial yang mencerminkan tradisi intelektual al-Azhar. Studi ini menegaskan bahwa perbedaan manhaj kedua tafsir tersebut tidak bersifat kontradiktif, melainkan saling melengkapi dalam memperkaya khazanah metodologi tafsir kontemporer.
Etika Pengasuhan Anak dalam Hadis Nabi dan Al-Qur’an: Relevansi bagi Parenting Modern Muhammad Hafizh; Fitri A
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 2 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v2i3.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis etika pengasuhan anak dalam hadis Nabi dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan normatif utama serta menilai relevansinya terhadap praktik parenting modern di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutika-normatif melalui studi pustaka terhadap hadis-hadis sahih dan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pengasuhan anak. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur dan dianalisis secara komparatif-kritis untuk menemukan keterkaitan antara nilai keislaman dan konsep parenting modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pengasuhan dalam hadis menekankan prinsip kasih sayang, keadilan, tanggung jawab, dan pembinaan akhlak sebagai fondasi utama pendidikan anak. Nilai tersebut sejalan dengan pendekatan parenting modern yang menekankan hubungan emosional, komunikasi efektif, dan pembentukan kemandirian anak. Integrasi antara nilai Qur’ani dan Nabawi dengan pendekatan kontemporer terbukti mampu memberikan solusi konseptual terhadap berbagai tantangan pengasuhan seperti pengaruh media digital, krisis moral, serta berkurangnya interaksi keluarga. Dengan demikian, etika pengasuhan berbasis hadis dan Al-Qur’an tidak hanya relevan secara normatif tetapi juga aplikatif dalam menjawab problematika parenting modern secara holistik, berkelanjutan, dan kontekstual serta berkontribusi dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan adaptif terhadap perubahan sosial yang dinamis. Selain itu penelitian ini juga menegaskan pentingnya peran orang tua sebagai teladan utama dalam proses pendidikan keluarga serta perlunya penguatan nilai spiritual sebagai dasar pembentukan karakter anak sejak usia dini agar tercipta keseimbangan antara aspek intelektual, emosional, dan moral dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menghadapi tantangan global secara bijak dan bertanggungjawab.