Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dan Hadith dalam Pengelolaan Pendidikan Islam Choirul Kurniawan; M. Ubaidillah Ridwanulloh; Tutik Hamidah; Bakhruddin Fanani
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.2871

Abstract

Artikel ini menyajikan kajian mendalam tentang landasan teologis dan implementasi nilai-nilai wahyu (Al-Qur'an dan Hadith) dalam pengelolaan pendidikan Islam kontemporer. Berangkat dari pemahaman bahwa pendidikan Islam bukan sekadar transfer pengetahuan tetapi merupakan manifestasi dari konsep tarbiyah yang holistik, artikel ini mengidentifikasi berbagai disorientasi dalam praktik pengelolaan lembaga pendidikan Islam, seperti dikotomi kurikulum agama-umum, pendekatan pembelajaran yang doktriner, manajemen yang kurang mencerminkan prinsip syariah, serta evaluasi yang terlalu kognitif. Melalui metode penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat preskriptif-normatif dengan pendekatan analisis isi tematik terhadap teks suci, kajian ini berhasil merumuskan prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam yang meliputi keutamaan ilmu, tanggung jawab kolektif, akhlak sebagai inti, kepemimpinan yang bermusyawarah, efisiensi profesional, dan keadilan inklusif. Lebih lanjut, artikel ini menawarkan solusi strategis berupa rekonstruksi paradigma yang berporos pada tauhid, desain kurikulum integratif, transformasi kepemimpinan yang berlandaskan amanah, syura, dan mas'uliyyah, pemanfaatan teknologi digital sebagai wasilah, serta reformasi sistem evaluasi holistik berbasis muhasabah. Dengan memaparkan studi kasus historis dan kontemporer, artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai wahyu secara sistemik dan kontekstual sangat mungkin dan mendesak untuk dilakukan. Tujuannya adalah membentuk generasi Muslim yang unggul secara intelektual (fathanah), kuat secara spiritual (rabbaniyah), dan berakhlak mulia (akhlakul karimah), guna menghadapi kompleksitas era modern sekaligus berkontribusi membangun peradaban Islam yang berkeadaban