Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Publik SMP Negeri Tangsel dalam Implementasi Makan Bergizi Gratis Maulana, Faiz; Ramadhani, Hekar; Firrizqi, Fernanda
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p3vbt072

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (Makan Bergizi Gratis/MBG) is a strategic government initiative aimed at improving students’ nutritional quality and supporting learning concentration and academic achievement in schools. The effectiveness of this program at the school level is highly dependent on the quality of public communication carried out by schools toward internal and external stakeholders. This community service activity aims to analyze school public communication practices in supporting the implementation of the MBG program at a public junior high school in South Tangerang City. A qualitative descriptive approach was employed by collecting data through in-depth interviews with school principals, teachers, and educational staff, direct observations of school communication activities, and documentation analysis of policy guidelines and communication media. The results show that effective internal communication contributed to a shared understanding among teachers and staff regarding program objectives, implementation mechanisms, and responsibilities. Externally, communication with parents through face-to-face meetings, digital messaging groups, and online media increased parents’ understanding, participation, and trust in the program. Nevertheless, differences in parents’ information literacy and limited communication intensity remained challenges. Overall, the findings indicate that structured, transparent, and participatory school public communication positively supports the implementation of the MBG program, as reflected in reduced misinformation, improved parental acceptance, and smoother program execution.      
Evaluasi Program Digital Talent Scholarship dalam Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Muda di Era Digital Dewi, Ade Hani Puspa; Firrizqi, Fernanda; Salsabila, Velya Putrica; Maharani, Andrea; Rahman, Abdul
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Digital Talent Scholarship (DTS) dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda di Indonesia pada era digital. Program DTS merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah yang dirancang untuk menjawab tantangan defisit talenta digital nasional melalui penyediaan pelatihan keterampilan digital dasar hingga menengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang bersumber dari dokumen resmi pemerintah, artikel ilmiah, laporan kebijakan, serta penelitian terdahulu yang relevan dengan pengembangan kompetensi digital. Evaluasi program juga dilakukan dengan menggunakan Model Empat Level Kirkpatrick, yang mencakup reaksi peserta, capaian pembelajaran, perubahan perilaku, dan hasil akhir program. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Program DTS mampu meningkatkan literasi dan pengetahuan digital dasar peserta, namun efektivitas pelaksanaannya belum optimal pada setiap level evaluasi. Pada level reaksi, peserta belum sepenuhnya memperoleh pengalaman belajar yang memuaskan akibat keterbatasan kualitas penyampaian materi, interaksi instruktur, dan platform pembelajaran daring. Pada level pembelajaran, peningkatan kompetensi terjadi tetapi belum merata karena perbedaan latar belakang kemampuan peserta dan kurikulum yang masih bersifat umum. Pada level perilaku, penerapan keterampilan digital di lingkungan kerja masih terbatas akibat minimnya kesempatan praktik dan pendampingan pascapelatihan. Sementara itu, pada level hasil, dampak program terhadap pemenuhan kebutuhan talenta digital nasional dan peningkatan kualitas tenaga kerja secara makro belum terlihat signifikan. Penelitian ini menemukan bahwa program Digital Talent Scholarship (DTS) harus ditingkatkan dengan meningkatkan kurikulum berbasis kompetensi, meningkatkan kualitas instruktur, mengoptimalkan metode pembelajaran berbasis praktik, dan meningkatkan kolaborasi dengan industri dan pemerintah daerah. Dengan perbaikan ini, DTS diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih berkelanjutan dalam mencetak tenaga kerja muda yang berbakat dan berdaya saing di era ekonomi saat ini.