Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah lanskap pendidikan, sehingga menuntut integrasi prinsip psikologi pendidikan dalam desain pembelajaran modern. Artikel ini merupakan review literatur yang membahas hubungan antara teori psikologi pendidikan termasuk behavioristik, kognitif, dan konstruktivistik dengan implementasi teknologi pembelajaran, serta dampaknya terhadap aspek psikologis siswa seperti motivasi, keterlibatan, dan self-efficacy. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan teknologi seperti Learning Management System (LMS), multimedia interaktif, serta teknologi immersive dan gamifikasi dapat meningkatkan kualitas pengalaman belajar siswa. LMS dan e-learning memungkinkan akses fleksibel dan personalisasi belajar, multimedia interaktif memfasilitasi pemahaman konsep abstrak, sedangkan teknologi immersive dan gamifikasi mendorong keterlibatan aktif dan motivasi intrinsik. Integrasi prinsip psikologi pendidikan dengan teknologi ini mendukung penguatan perilaku, pengolahan informasi, pembangunan pengetahuan, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis dan regulasi diri. Meski demikian, terdapat kesenjangan literatur terkait efek jangka panjang penggunaan teknologi, pemanfaatan AR/VR, serta perbedaan akses dan kesiapan infrastruktur di berbagai konteks sekolah. Oleh karena itu, pengembangan dan implementasi teknologi pembelajaran harus mempertimbangkan aspek pedagogis, psikologis, dan infrastruktur agar dapat memberikan manfaat yang optimal dan merata. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara psikologi pendidikan dan teknologi dalam menciptakan pengalaman belajar yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan. Kata kunci: psikologi pendidikan, teknologi pembelajaran, e-learning, multimedia interaktif