Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Microbranding Influencer sebagai Pendukung Pemasaran pada UMKM Kosmetik di Manado Langi, Merry Juliah Jamilah; Mokoagow, Ismail
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1rtwmr77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi microbranding influencer sebagai pendukung pemasaran pada UMKM kosmetik di Manado melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi-studi sebelumnya mengenai influencer marketing dan branding digital umumnya didominasi oleh pendekatan kuantitatif yang berfokus pada metrik kinerja pemasaran, seperti peningkatan penjualan dan engagement rate, sementara eksplorasi terhadap aspek sosial, makna relasional, dan dinamika kolaboratif dalam konteks lokal masih relatif terbatas, khususnya di wilayah Manado. Penelitian ini melibatkan 12 partisipan yang terdiri atas pelaku UMKM kosmetik, micro-influencer lokal, dan konsumen, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumen digital. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu penyesuaian nilai dan identitas merek, dinamika kolaborasi dan keaslian hubungan, serta keterbatasan dan peluang inovasi dalam pemasaran digital. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian pemasaran digital berbasis hubungan sosial dengan menekankan peran nilai, kepercayaan, dan konteks budaya lokal dalam strategi microbranding influencer. Secara praktis, temuan penelitian memberikan implikasi bagi UMKM dalam merancang kolaborasi yang lebih autentik, berkelanjutan, dan kontekstual dengan micro-influencer lokal. Kata kunci: microbranding; influencer marketing; UMKM kosmetik; pemasaran digital Microbranding Influencer Strategy as a Marketing Support for Cosmetic MSMEs in Manado Abstract This study aims to analyze micro-influencer branding strategies as a marketing support mechanism for cosmetic MSMEs in Manado using a qualitative approach with a case study method. Previous studies on influencer marketing and digital branding have generally been dominated by quantitative approaches focusing on marketing performance metrics, such as sales growth and engagement rates, while in-depth exploration of social aspects, relational meanings, and collaborative dynamics in local contexts remains relatively limited, particularly in the Manado region. The study involved 12 participants consisting of cosmetic MSME owners, local micro-influencers, and consumers. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and digital document analysis. Data analysis was conducted using thematic analysis through the stages of open coding, axial coding, and selective coding. The findings identify three main themes: alignment of brand values and identity, dynamics of collaboration and relationship authenticity, and limitations and opportunities for innovation in digital marketing. Theoretically, this study enriches the literature on relationship-based digital marketing by emphasizing the role of values, trust, and local cultural context in micro-influencer branding strategies. Practically, the findings provide implications for MSMEs in designing more authentic, sustainable, and contextually grounded collaborations with local micro-influencers. Keywords: Microbranding; Influencer Marketing; Cosmetic MSMEs; Digital Marketing
OPTIMALISASI PEMASARAN TRADISIONAL DAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN UMKM KAKI LIMA DI KOTAMOBAGU Mokoagow, Ismail; Mokoagow, Sitty S.; Sugeha, Moh. Fresal
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (On Proses)
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i02.57939

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pemasaran tradisional dan digital dalam meningkatkan kinerja pemasaran UMKM kaki lima di Kotamobagu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh pelaku UMKM kaki lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran tradisional melalui lokasi strategis, promosi langsung, hubungan personal, dan word-of-mouth tetap menjadi fondasi utama pembentukan kepercayaan dan pembelian ulang. Pemasaran digital melalui WhatsApp, Facebook, Instagram, dan marketplace sederhana berfungsi memperluas jangkauan promosi, mempercepat komunikasi, dan membantu penerimaan pesanan. Integrasi keduanya membentuk strategi pemasaran hibrida yang meningkatkan pelanggan, efektivitas promosi, pembelian ulang, dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi digital yang sederhana, bertahap, dan berbasis relasi lokal. Kata kunci: pemasaran tradisional; pemasaran digital; pemasaran hibrida; kinerja pemasaran; UMKM kaki lima   Abstract This study analyzes the optimization of traditional and digital marketing in improving the marketing performance of street-vendor MSMEs in Kotamobagu. A descriptive qualitative approach was employed through in-depth interviews, field observations, and documentation involving ten street-vendor MSME owners. The findings show that traditional marketing, including strategic location, direct promotion, personal relationships, and word-of-mouth, remains the main foundation for trust and repeat purchases. Digital marketing through WhatsApp, Facebook, Instagram, and simple marketplace channels complements traditional practices by expanding promotional reach, accelerating communication, and supporting order management. Their integration forms a hybrid marketing strategy that improves customer growth, promotional effectiveness, repeat purchases, and business sustainability. The study highlights the relevance of simple, gradual, and locally embedded digital strategies for micro-level enterprises. Keywords: traditional marketing; digital marketing; hybrid marketing; marketing performance; street-vendor MSMEs  
OPTIMALISASI DIGITAL MARKETING UMKM VCO MELALUI TESTIMONI DAN REVIEW PRODUK Mokoginta, Herry; Mokoagow, Ismail; Mahmud, Dody
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (On Proses)
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i02.57940

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis optimalisasi digital marketing melalui testimoni dan review produk pada UMKM Virgin Coconut Oil di Kotamobagu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur, observasi media sosial, dan dokumentasi konten digital. Informan meliputi pelaku UMKM, admin media sosial, konsumen, dan calon konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp Business dan Facebook menjadi kanal utama karena mudah digunakan, dekat dengan konsumen lokal, dan mendukung komunikasi langsung. Testimoni pelanggan menjadi konten paling responsif karena memberikan bukti sosial mengenai kualitas, manfaat, aroma, kemasan, dan pengalaman penggunaan produk. Review yang spesifik dan autentik memperkuat kepercayaan serta persepsi kualitas. Namun, pengelolaan testimoni belum sistematis, produksi video masih rendah, dan perlindungan identitas pelanggan perlu diperkuat. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan bukti sosial secara terencana, etis, dan konsisten.   Kata kunci: digital marketing; testimoni konsumen; review produk; media sosial; UMKM   Abstract This study analyzed the optimization of digital marketing through testimonials and product reviews among Virgin Coconut Oil micro, small, and medium enterprises in Kotamobagu. A descriptive qualitative approach was applied through semi-structured interviews, social media observation, and digital content documentation. The informants consisted of business owners, social media administrators, consumers, and prospective consumers. The findings show that WhatsApp Business and Facebook are the primary marketing channels because they are easy to use, closely connected with local consumers, and effective for direct communication. Customer testimonials are the most responsive content because they provide social proof of product quality, benefits, aroma, packaging, and user experience. Specific and authentic reviews strengthen consumer trust and perceived quality. However, testimonial management remains unsystematic, video-based content is still limited, and customer identity protection requires stronger attention. The study highlights the need for planned, ethical, and consistent management of social proof in local digital marketing. Keywords: digital marketing; customer testimonials; product reviews; social media; MSMEs