This Author published in this journals
All Journal Empiricism Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Transisi Energi Green Hydrogen Perspektif Al-Qur’an Syehnul, Dony; Hude, M. Darwis; Hariyadi, Muhammad
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/awthyk23

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan pemanfaatan green hydrogen sebagai bagian dari transisi energi menuju sumber energi baru dan terbarukan dalam perspektif Al-Qur’an. Kajian ini bertujuan menelaah relevansi green hydrogen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi gas rumah kaca melalui landasan nilai-nilai Qur’ani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir maudhu’i melalui analisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pengelolaan bumi, keseimbangan, amanah manusia sebagai khalifah, dan keadilan dalam pemanfaatan sumber daya alam. Analisis didukung oleh pandangan mufasir klasik dan kontemporer dari Timur Tengah dan Indonesia serta dikaitkan dengan wacana transisi energi kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan green hydrogen yang diproduksi melalui elektrolisis air berbasis energi terbarukan, seperti surya, angin, dan panas bumi, selaras dengan prinsip Al-Qur’an tentang keberlanjutan dan pencegahan kerusakan lingkungan. Terdapat kesesuaian antara pandangan mufasir klasik, seperti Ibnu Katsir, dan mufasir kontemporer, seperti Wahbah Az-Zuhaili, Hamka, serta tafsir ilmiah, dengan pemikiran para peneliti modern yang menekankan pentingnya transisi energi yang berkeadilan. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan pengembangan green hydrogen, meliputi aspek teknologi, biaya, dan kebijakan, serta mengkritisi ketergantungan pada energi fosil yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa green hydrogen tidak hanya relevan sebagai solusi teknologis dalam transisi energi, tetapi juga memiliki legitimasi etis dan teologis dalam perspektif Al-Qur’an. Integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam kebijakan dan praktik pemanfaatan green hydrogen berpotensi memperkuat arah pembangunan energi yang berkelanjutan dan berkeadilan. The Development of Green Hydrogen Energy Transition Utilization from the Perspective of the Quran Abstract This study examines the development of green hydrogen utilization as part of the transition toward new and renewable energy sources from the perspective of the Qur’an. The study aims to analyze the relevance of green hydrogen in supporting sustainable development and reducing greenhouse gas emissions based on Qur’anic values. A qualitative approach is employed using the tafsir maudhu‘i method through an analysis of Qur’anic verses related to environmental stewardship, balance, human responsibility as khalifah, and justice in the use of natural resources. The analysis is supported by the views of classical and contemporary exegetes from the Middle East and Indonesia and is contextualized within contemporary energy transition discourse. The findings indicate that the utilization of green hydrogen produced through water electrolysis powered by renewable energy sources such as solar, wind, and geothermal energy is consistent with Qur’anic principles of sustainability and the prevention of environmental degradation. There is convergence between the perspectives of classical exegetes, such as Ibn Kathir, and contemporary scholars, including Wahbah az-Zuhaili, Hamka, and scientific tafsir approaches, with modern research emphasizing the importance of a just energy transition. This study also identifies key challenges in green hydrogen development, including technological, economic, and policy-related aspects, while critically addressing continued reliance on fossil fuels that may generate long-term environmental and social impacts. This study concludes that green hydrogen is not only relevant as a technological solution for energy transition but also possesses strong ethical and theological legitimacy from a Qur’anic perspective. Integrating Qur’anic values into policies and practices for green hydrogen utilization can strengthen pathways toward sustainable and equitable energy development.