Asmaul Kusna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengasuhan Anak Dalam Keluarga Kedua Asmaul Kusna; Eny Nur Aisyah; Amanatul Uluwiyah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.534

Abstract

Pengasuhan anak dalam keluarga kedua didefinisikan sebagai sistem pengasuhan alternatif yang diselenggarakan oleh pihak non-biologis, seperti keluarga asuh, wali, atau institusi sosial. Mekanisme ini sering digunakan sebagai solusi bagi anak yang kehilangan dukungan keluarga inti akibat faktor ekonomi, sosial, atau bencana. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis secara sistematis dokumen-dokumen penting terkait konstruk pengasuhan anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis telaah literatur. Data dikumpulkan dari database Google Scholar, yang mencakup 200 dokumen dalam rentang publikasi 2009–2024, diekstraksi menggunakan perangkat lunak Publish or Perish. Hasil penelitian memperlihatkan adanya fluktuasi publikasi yang mencolok (fluktuasi pada periode pertama, kedua, dan ketiga). Sebanyak 15 dokumen signifikan dianalisis berdasarkan jumlah sitasi dan analisis isinya. Implikasi temuan tersebut kemudian didiskusikan secara mendalam, diikuti dengan usulan peluang penelitian lanjutan.
Strategi Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis di TK Islam Sabilillah Malang 1 Melalui Wondering Time Sumarni; Asmaul Kusna; Pramono; Muh Arafik
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i1.2921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi Wondering Time dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di TK Islam SabilillahMalng 1, serta mengamati hasil belajar setelah strategi ini diterapkan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif desktiptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui cara observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa aktivitas Wondering Time terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak melalui kegiatan bertanya, menganalisis gambar atau video, berdiskusi, dan menarik kesimpulan. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam memberikan scaffolding dan mendorong siswa untuk mengajukan pertanyaan yang lebih kompleks (HOTS). Siswa menunjukkan adanya peningkatan dalam jumlah dan kualitas pertanyaan yang diajukan, kemampuan menjelaskan hubungan sebab akibat, membandingkan fenomena, dan  mengemukakan dugaan serta asumsi berdasarkan materi visual. Strategi ini terbukti efektif dalam menunjang pengembangan keterampilan yang relevan di abad 21, terutama berpikir kritis dan pemecahan masalah. Dengan demikian, Wondering Time dapat dipandang sebagai metode pengajaran alternatif yang inovatif dalam memperbaiki kemampuan berfikir kritis pada anak dalam proses belajar mengajar