Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksploitasi Anak Sebagai Praktik Ekonomi Informal di Ruang Publik Kota Makassar Putra, Fajir Akbar; Nauvalina, Hanadiva; Agustiawan, Renaldi; Rijal, Muh
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/s0z52k87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena eksploitasi anak dalam aktivitas penjualan tisu di ruang publik Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menentukan informan melalui metode purposive sampling. Enam anak usia 5 sampai 10 tahun yang aktif menjual tisu di lokasi-lokasi yang ramai, seperti Pertamina Alauddin, Pertamina Hertasning, dan Pantai Losari, dipilih untuk menceritakan pengalaman mereka secara langsung. Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan di lapangan, serta pemeriksaan dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, & Saldaña. Teknik triangulasi sumber dan peningkatan validitas data juga digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi anak terjadi dalam berbagai bentuk, seperti jam kerja yang terlalu lama (10-15 jam per hari), pendapatan sepenuhnya diberikan kepada keluarga, adanya kekerasan fisik dan tekanan emosional, lingkungan kerja yang tidak aman, serta hilangnya hak untuk belajar dan bermain. Faktor yang mendukung terus berlangsungnya praktik ini meliputi kondisi keluarga yang miskin, perintah dari orang tua, kebiasaan yang sudah dianggap biasa, keluar sekolah dini, serta kurangnya pengawasan dari pihak berwenang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan menjual tisu yang dilakukan anak-anak di Kota Makassar adalah bentuk eksploitasi yang terstruktur. Faktor yang memengaruhi terjadinya hal ini melibatkan aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya tindakan dari pemerintah serta penguatan sistem perlindungan anak di ruang publik. Kata Kunci : eksploitasi anak, anak jalanan, ruang publik, kemiskinan structural