Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stress dan Kualitas Tidur dengan Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji di Yogyakarta Adristi, Nabila Marella; Khoirun Nisa Alfitri; Agil Dhiemitra Aulia Dewi
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 6 (2025): Nov-Des
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i6.556

Abstract

Di Yogyakarta sebanyak 44,2% mahasiswa sering mengonsumsi makanan cepat saji. Beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut diantaranya kualitas tidur yang buruk serta tingkat stress yang tinggi dikarenakan beban tugas. Tujuan penelitian ini menelaah kaitan tingkat stress dan kualitas tidur dengan kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji pada mahasiswa Yogyakarta. Metode pada penelitian ini yaitu kuantitatif observasional serta pendekatan cross-sectional menggunakan purposive sampling. Data yang dikumpulkan dengan kuesioner PSS-10 untuk stress, PSQI untuk kualitas tidur dan Q-FFQ untuk makanan cepat secara online dengan menggunakan media google form yang disebar ke seluruh mahasiswa yang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Hasil dianalisis menggunakan korelasi pearson. Kriteria inklusi penelitian ini adalah mahasiswa aktif di Yogyakarta yang bersedia menjadi responden. Kriteria eksluksi yaitu mahasiswa yang memiliki anak dan terdiagnosis stres oleh dokter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 69,5% mahasiswa memiliki tingkat stress sedang, sebanyak 95,8% mahasiswa memiliki kualitas tidur buruk, dan sebanyak 73,7% mahasiswa sering mengonsumsi makanan cepat saji. Dari hasil analisis tingkat stress dengan frekuensi makanan cepat saji didapatkan p-value sebesar 0.2785, didapatkan p-value sebesar 0.9229 dari analisis kualitas tidur dengan frekuensi konsumsi makanan cepat saji. Disimpulkan tingkat stres dan kualitas tidur tidak menunjukkan keterkaitan yang signifikan dengan frekuensi konsumsi makanan cepat saji pada mahasiswa di Yogyakarta. Peneliti menyarankan diadakannya workshop coping skills untuk pengelolaan stress akademik dan penyediaan makanan sehat di lingkungan kampus.