Zahirah, Adelia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pencegahan Hipertensi dengan Program CERDIK pada Masyarakat Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Amri, Muhammad Faathir; Muliarta, Ni Ayu Sari Tamariska; Putri, Dona Presilia; Mahardieka, Clarissa; Zahirah, Adelia; Muslim, Gumelar Abdillah; Kurniawan, Vania Rahma; Hamid, Endah Nurhalimah; Clara, Ruth; Hidayat, Dayinta Dewayani; Ramadhansyah, Muhammad Fadli; Utari, Dyah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.658

Abstract

Pengabdian ini mengkaji kegiatan intervensi kesehatan masyarakat yang berfokus pada pencegahan hipertensi di RT 01–05 RW 003, Kelurahan Pengasinan, Depok, melalui program "Cegah Hipertensi dengan CERDIK." Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat, serta metode kualitatif untuk analisis kendala implementasi. Penentuan prioritas kesehatan dilakukan menggunakan metode CARL (Capability, Accessibility, Readiness, Leverage). Kegiatan intervensi mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, dan sesi edukasi tentang faktor risiko serta perubahan gaya hidup. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat, dengan skor rata-rata naik dari 72,67 menjadi 91,27 (p=0,001). Sebanyak 97,7% peserta mencapai tingkat pengetahuan "baik" setelah intervensi. Tantangan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, perbedaan jadwal masyarakat, dan kesulitan dalam pelaksanaan edukasi yang terstruktur. Penelitian ini menyoroti efektivitas pendekatan berbasis masyarakat dalam meningkatkan pemahaman dan pengelolaan hipertensi. Rekomendasi meliputi edukasi kesehatan yang berkelanjutan, pemeriksaan rutin, dan penguatan kolaborasi dengan kader kesehatan untuk memastikan perbaikan kesehatan yang berkelanjutan.