Fauziah, Khalifatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Minyak Essensial Alami Daun Litsea, Bunga Lavender dan Jeruk Manis sebagai Pengaroma dalam Pembuatan Produk Bath Salt di RW.008 Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur: Utilization of Natural Essential Oils from Litsea Leaves, Lavender Flowers, and Sweet Orange as Aromatics in Bath Salt Production in RW.008 Klender, Duren Sawit, East Jakarta Handayani, Indri Astuti; Santoso, Ivan; Falestin, Senny Listy Kartika; Syahputra, Guritno; Ashari, Kiky; Fatmawati, Alvia Noer; Kenang, Siti Arum; Fauziah, Khalifatul; Razak, Rada Desvita
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.689

Abstract

spa yang dinamis dengan efek gelembung (fizz), sekaligus berfungsi membersihkan, merelaksasi, dan menyehatkan kulit karena dalam formula bath salt menggunakan pengaroma sintetis. Namun, seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan produk, penggunaan aroma sintetis menjadi perhatian karena potensi bahayanya bagi tubuh dan lingkungan. Menjawab tantangan ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan minyak esensial alami sebagai alternatif pengaroma yang lebih aman, khususnya kombinasi minyak esensial dari daun litsea (mengandung terpineol dengan bau khas), bunga Lavender (mengandung linalool), dan jeruk manis (mengandung limonen). Penggunaan minyak esensial alami tidak hanya meningkatkan nilai estetika, tetapi juga memberikan manfaat seperti relaksasi dan peningkatan mood tanpa risiko efek samping berbahaya dari pengaroma sintetis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengedukasi 15 Kader PKK RW 008 Kelurahan Klender, Jakarta Timur, mengenai produk bath salt dan cara pembuatannya. Metode yang digunakan meliputi penetapan formula bath salt dengan bahan-bahan kering (natrium karbonat, asam sitrat, magnesium sulfat, tepung maizena, pewarna) dan bahan cair (minyak kelapa murni/vco, minyak esensial, air), pengujian produk, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, di mana total rata-rata jawaban benar mengalami kemajuan yang positif. Peningkatan paling nyata terlihat pada Pertanyaan 2 mengenai bahan utama yang bereaksi menghasilkan gelembung gas (dari 47% menjadi 93%). Lebih lanjut, uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p=0.019, yang mengkonfirmasi bahwa terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara nilai pre-test dan post-test. Dengan demikian, intervensi edukasi dan demonstrasi yang diterapkan berhasil secara signifikan meningkatkan pemahaman Kader PKK terhadap pembuatan produk bath salt dengan menggunakan pengaroma minyak esensial alami