Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FORMULASI SEDIAAN ROLL ON AROMATERAPI KOMBINASI MINYAK ATSIRI KRANGEAN (Litsea cubeba (Lour.) Pers.) DAN MINYAK ATSIRI LAVENDER (Lavandula angustifolia Miller) Chandra, Pra Panca Bayu; Efrilia, Mega; Handayani, Indri Astuti
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v7i1.1947

Abstract

Krangean and Lavender are natural ingredients producing essential oils. The use of krangean and lavender in the community as perfume ingredients. Krangean essential oil and lavender essential oil contain 1.8 cineol which has potential as aromatherapy. The purpose of the formulation of the Roll on aromatherapy preparation is to determine whether variations in the combination of krangean essential oil and lavender essential oil can affect the test parameters ((organoleptic test, homogeneity test, pH test and favorability test or hedon
Physical Properties and Preference Levels Testing of Perfume Formulation From Medang Pirawas Leaf’s Essential Oil (Litsea Elliptica Blume) Handayani, Indri Astuti; Syahputra, Guritno; Rismana, Eriawan; Susanti, Yanthy
SANITAS: Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): SANITAS Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36525/sanitas.2025.540

Abstract

The use of perfume is a necessity in daily life for many individuals. Perfume compositions rely on essential oils, categorized into top, middle, and base notes, which differ based on the volatility and specific gravity of the oils used. The essential oil of medang pirawas leaves (Litsea elliptica Blume), rich in terpineol (23.36%), is known for its distinct aroma and is used in perfumes. This study aimed to evaluate the physical properties and preference levels of perfume formulations made with Litsea elliptica essential oil. The oil was extracted via steam distillation and analyzed using GC-MS. A base formula (F0) combined Litsea elliptica and lavender essential oils, with variations incorporating sweet orange (F1), lemon (F2), lime (F3), and bergamot (F4) essential oils. Physical tests included specific gravity (0.7–1.2), stain tests on tissue, HVS, and filter paper, and aroma longevity (>240 minutes). Preference tests were conducted with 30 respondents. All formulations met specific gravity standards and showed no staining. F4 was the only formulation that satisfied aroma longevity requirements, while F1 was the most preferred. Statistical analysis using SPSS 26 revealed data normality for specific gravity and aroma longevity. Paired Sample T-Tests showed significant effects of citrus essential oils on specific gravity (p = 0.01) but not on aroma longevity (p = 0.638). In conclusion, the formulations met physical property standards beside aroma longevity which only F4 excelled at and F1 being the most favored by respondents. The addition of citrus essential oils had a significant impact on the specific gravity, but not for the aroma longevity.
Pemanfaatan Minyak Atsiri Litsea Elliptica Blume Dalam Formulasi Minyak Gosok Syahputra, Guritno; Arianto, Vicky; Eraprihatini, Alifa Meta; Handayani, Indri Astuti
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.19936

Abstract

Salah satu tanaman potensial yang berasal dari Pulau Kalimantan adalah Litsea elliptica Blume di mana daunnya mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri dari Litsea elliptica Blume juga mengandung terpineol dan undecanol yang memiliki aroma menarik sehingga sering digunakan dalam komposisi parfum. Selain minyak atsiri Litsea, penelitian ini juga menggunakan kombinasi minyak atsiri lavender dan minyak atsiri Cajuputi dalam formulasi minyak gosok dengan tujuan untuk mengevaluasi hasil analisis fisika, serta uji hedonik dari sediaan minyak gosok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan civitas akademika STIKes IKIFA sebagai responsi uji hedonik. Formula dibagi menjadi 2 jenis, yaitu formula LL (Litsea + Lavender) dan formula LC (Litsea + Cajuputi) di mana tiap formula memiliki 3 sub formula dengan perbedaan pada perbandingan kombinasi minyak atsiri & bahan dasar yang dipakai yaitu menthol, camphora dan virgin coconut oil sebagai base. Pengujian Organoleptik menunjukkan bahwa baik formula LC atau formula LL menunjukkan aroma khas dari minyak atsiri masing - masing. Seluruh minyak gosok berwarna bening kekuningan, dengan rasa panas di kulit saat digunakan & sediaan berbentuk jernih & homogen. Pada pengujian keasaman, seluruh formula memiliki pH 5 di mana pH tersebut memenuhi syarat pH kulit yaitu 4,2-6,5. Uji hedonik dilakukan kepada 5 kategori, yaitu aroma, warna, rasa, kejernihan serta formula mana yang secara keseluruhan paling disukai. Hasilnya menunjukkan formula LL1 merupakan formula dengan aroma dan warna paling disukai dengan persentase 53% dan 42%. Formula LC1 merupakan formula yang paling disukai dari segi rasa. Formula LL2 merupakan formula yang kejernihannya paling disukai dengan 56%. Sedangkan LL3 merupakan formula paling disukai secara keseluruhan dengan persentase 33,33%.
Pemanfaatan Minyak Essensial Alami Daun Litsea, Bunga Lavender dan Jeruk Manis sebagai Pengaroma dalam Pembuatan Produk Bath Salt di RW.008 Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur: Utilization of Natural Essential Oils from Litsea Leaves, Lavender Flowers, and Sweet Orange as Aromatics in Bath Salt Production in RW.008 Klender, Duren Sawit, East Jakarta Handayani, Indri Astuti; Santoso, Ivan; Falestin, Senny Listy Kartika; Syahputra, Guritno; Ashari, Kiky; Fatmawati, Alvia Noer; Kenang, Siti Arum; Fauziah, Khalifatul; Razak, Rada Desvita
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.689

Abstract

spa yang dinamis dengan efek gelembung (fizz), sekaligus berfungsi membersihkan, merelaksasi, dan menyehatkan kulit karena dalam formula bath salt menggunakan pengaroma sintetis. Namun, seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan produk, penggunaan aroma sintetis menjadi perhatian karena potensi bahayanya bagi tubuh dan lingkungan. Menjawab tantangan ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan minyak esensial alami sebagai alternatif pengaroma yang lebih aman, khususnya kombinasi minyak esensial dari daun litsea (mengandung terpineol dengan bau khas), bunga Lavender (mengandung linalool), dan jeruk manis (mengandung limonen). Penggunaan minyak esensial alami tidak hanya meningkatkan nilai estetika, tetapi juga memberikan manfaat seperti relaksasi dan peningkatan mood tanpa risiko efek samping berbahaya dari pengaroma sintetis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengedukasi 15 Kader PKK RW 008 Kelurahan Klender, Jakarta Timur, mengenai produk bath salt dan cara pembuatannya. Metode yang digunakan meliputi penetapan formula bath salt dengan bahan-bahan kering (natrium karbonat, asam sitrat, magnesium sulfat, tepung maizena, pewarna) dan bahan cair (minyak kelapa murni/vco, minyak esensial, air), pengujian produk, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, di mana total rata-rata jawaban benar mengalami kemajuan yang positif. Peningkatan paling nyata terlihat pada Pertanyaan 2 mengenai bahan utama yang bereaksi menghasilkan gelembung gas (dari 47% menjadi 93%). Lebih lanjut, uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p=0.019, yang mengkonfirmasi bahwa terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara nilai pre-test dan post-test. Dengan demikian, intervensi edukasi dan demonstrasi yang diterapkan berhasil secara signifikan meningkatkan pemahaman Kader PKK terhadap pembuatan produk bath salt dengan menggunakan pengaroma minyak esensial alami