Ihtiar, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teknologi Sentifugal dan Enzim Papain untuk Produksi Virgin Coconut Oil pada Industri Rumah Tangga Ramadhan, La Ode Ahmad Nur; Yanti, Nur Arfa; Irnawati, Irnawati; Silondae, Kinaya Aghisna Y.; Anto, Ananda Azzahra; Ihtiar, Muhammad; Putri, Kila Dayana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.754

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan produk olahan dari buah kelapa Kegiatan ini dilakukan untuk membantu industri rumah tangga Zayt Mufid di Kelurahan Foo Kuni, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara meningkatkan kualitas VCO yang di produksi sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis dan daya saingnya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan memberikan pelatihan keterampilan pada kelompok rumah industri Zayt Mufid dalam penerapan teknologi sentrifugal dan enzim papain untuk memproduksi VCO. Metode pelaksanaan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Mitra sasaran adalah anggota kelompok industri rumah tangga Zayt Mufid yang mengikuti pelatihan pembuatan VCO. Pada tahap sosialisasi, tim PKM menyampaikan materi terkait penerapan teknologi sentrifugal dan enzim papain dalam pembuatan VCO dan manfaatnya. Pada tahap pelatihan dilakukan demonstrasi pembuatan VCO menggunakan teknologi sentrifugal dan enzim papain. Dalam tahap pendampingan dan evaluasi tim Program Kemitraan Masyarakat melakukan monitoring proses produksi, pengecekan kualitas VCO serta mendata peningkatan pengetahuan peserta setelah pelatihan. Penggunaan teknologi sentrifugal dan enzim papain dalam memproduksi VCO berhasil meningkatkan kualitas dan kuantitas VCO. Hasil pengecekan kualitas VCO menunjukkan bahwa VCO yang diproduksi dengan penerapan teknologi sentrifugal dan enzim papain memenuhi baku mutu SNI 7381:2022, serta kapasitas produksi VCO menunjukkan peningkatan sebesar 30% dibandingkan menggunakan metode konvensional. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan yaitu sebesar 40%.
IMPLEMENTASI BAHASA ARAB DALAM KEGIATAN HARIAN DI TPQ AL-KAUTSAR KAYEN PACITAN Ihtiar, Muhammad; Rizal Shalahuddin, Muhammad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44225

Abstract

This study aims to describe the implementation of Arabic in daily activities at TPQ Al-Kautsar Kayen Pacitan based on observation data and interviews with teachers. This research is motivated by the importance of learning Arabic from an early age as a foundation for understanding Islamic teachings and efforts to improve the linguistic competence of students through a habituation approach. The research uses a descriptive qualitative approach to describe the phenomenon systematically and factually according to field conditions. The data collection technique was carried out through direct observation of learning activities and semi-structured interviews with three teachers, namely Syaifullah, Zainal Abidin, and Ahmad Syahroni. Observations were focused on the use of Arabic in daily activities, teaching methods, and student responses and skill development. Data is analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study showed that the implementation of Arabic was carried out through the habit of opening and closing greetings, daily prayers, simple expressions, and class instructions in Arabic. The methods used include memorization of mufradat, drilling, simple questions and answers, and educational songs and games to increase learning motivation. The response of the students tends to be positive, characterized by an increase in mastery of basic vocabulary, understanding the meaning of prayer, and courage in having simple conversations. The main obstacles are differences in students' abilities and limited learning time, which are overcome through regular repetition, individual approaches, and the application of cooperative learning between students. This study concludes that the habituation of Arabic in daily activities in a consistent and structured manner is effective in improving the basic Arabic language skills of TPQ Al-Kautsar students, especially in terms of vocabulary and courage to speak. This implementation has the potential to become a habituation-based Arabic learning model in other non-formal educational institutions.