Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGEMBANGAN KREASI SENI KALIGRAFI TIONGKOK(SHUFA ) PADA HOMESCHOOLING PENA SURABAYA Nugraheni, Rosita; Arista, Cicik; Subandi, Subandi; W, Stephen Aji; Yue, Lin Xin
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.909

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan warisan budaya Tiongkok melalui seni kaligrafi Shufa kepada siswa Homeschooling Pena Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa dan dilaksanakan secara langsung di Homeschooling Pena Surabaya. Shufa tidak hanya dipahami sebagai seni menulis indah, tetapi juga sebagai media pembelajaran budaya yang menanamkan nilai kesabaran, ketenangan, dan keharmonisan batin yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tiongkok sejak ribuan tahun silam. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif melalui observasi langsung selama kegiatan berlangsung, angket terbuka, serta wawancara dengan peserta dan guru pendamping untuk menggali respons, pengalaman, dan pemahaman peserta terhadap pelatihan kaligrafi Shufa. Pemateri mendemonstrasikan secara langsung cara menata alat kaligrafi, teknik memegang kuas, serta teknik menggoreskan tinta di atas kertas, kemudian peserta mempraktikkan penulisan kaligrafi dengan bimbingan dosen penutur asli dari Tiongkok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh tahapan dengan antusias dan mampu memahami filosofi yang terkandung di balik setiap goresan huruf. Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan seni tulis, tetapi juga menghayati nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam seni kaligrafi Tiongkok. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis praktik budaya dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan apresiasi dan kecintaan terhadap bahasa serta kebudayaan Tiongkok.
President Xi Jinping's Use of Persuasion Techniques in His BRI Program Speech Text Nugraheni, Rosita; Subandi, Subandi; Lin, Xinyue
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2026): Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v13n1.p1-19

Abstract

This study ivestigates the use of persuasive techniques in Chinese President Xi Jinping’s speeches delivered to promote the Belt and Road Initiative (BRI).  This study aims to identify the forms of persuasion employed and to understand how Xi Jinping constructs his image and influences his audience to accept the BRI concept consciously and without resistance. The study is based on the view that a speech is a persuasive discourse requiring careful selection of language, techniques, and communication strategies to ensure that the message is received in line with the audience’s values and moral beliefs. The analysis of the speech data reveals 119 instances of persuasion, classified into six types of techniques: rationalization, identification, suggestion, conformity, compensation, and projection. Rationalization is used to build logical justification for the BRI concept; identification emphasizes shared viewpoints between the speaker and the audience;  suggestion functions to persuade through the emotional use of imperative diction ; conformity creates a sense of equality and togetherness; compensation highlights transformation toward a better condition; while projection is employed to position China as a positive and open actor, subtly shifting negative impressions toward others. The findings indicate that Xi Jinping strategically employs language and persuasive techniques to deliver political and economic messages within a framework of humanistic, harmonious, and low-conflict communication. These techniques strengthen China’s image as an inclusive global leader that promotes shared benefits through the BRI program.