Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah, pendapatan, gaya hidup, dan promosi terhadap minat masyarakat Muslim di Jawa Barat dalam menggunakan layanan keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden masyarakat Muslim yang berdomisili di Jawa Barat. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel laten dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, gaya hidup, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan syariah. Sementara itu, pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan layanan keuangan syariah. Nilai R-square sebesar 0,527 menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, pendapatan, gaya hidup, dan promosi mampu menjelaskan 52,7% variasi minat masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Novelty penelitian ini terletak pada pengujian faktor literasi, ekonomi, gaya hidup, dan promosi dalam konteks masyarakat Muslim di Jawa Barat sebagai wilayah dengan potensi pasar syariah yang besar. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi industri keuangan syariah untuk memperkuat literasi, promosi digital, dan pengembangan layanan yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat Muslim modern.