Keterampilan membaca merupakan salah satu kunci dasar bagi siswa untuk dapat mengikuti pembelajaran di sekolah dengan baik, terutama pada jenjang pendidikan dasar di tingkat kelas rendah. Bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah bahan ajar dalam bentuk buku cerita bergambar kontekstual Papua. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media buku cerita bergambar kontektual Papua guna meningkatkan kemampuan keterampilan membaca siswa kelas II. Penelitian ini secara umum merupakan penelitian dan pengembangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan media yang diadaptasi dari model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pendekatan ini sesuai untuk mengembangkan produk media pembelajaran yang valid, layak, dan efektiff. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres 69 Aurmeos Manokwari Papua Barat. Sehingga teknik analisis data menggunakan uji deskriptif statistik. Berdasarkan uji descriptive statistics diperoleh rata-rata kemampuan pretest siswa sebesar 72,68 dengan nilai minimal 59 dan nilai maksimal 94, sedangkan rata-rata kemampuan membaca siswa ketika sudah dilakukan tindakan atau posttest sebesar 85,29 dengan nilai minimal 76 dan nilai maksimal 100, sehingga rata-rata pretest dan posttest meningkat 23,3%, kemudian hasil penelitian terkait hasil uji pakar 1) tampilan 96%, 2) bahan 91%, 3) pembelajaran 87,5% termasuk dalam kategori layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media buku cerita bergambar kontektual papua layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat meningkatkan kemampuan keterampilan membaca siswa.