Sinaga, Samuel Natalius
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Semantik kata "koimomenon" dalam 1 Tesalonika 4:13 dan Kontribusinya terhadap Pengharapan Eskatologis Sinaga, Santono; Telaumbanua, Agus Arda Setiawan; Sinaga, Samuel Natalius; Ina, Rosita Tamu
EPIGRAPHE (Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani) Vol 9 No 2: November 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33991/epigraphe.v9i2.573

Abstract

Eschatological hope is an important foundation of the Christian faith, but in practice it is often distorted when congregations are confronted with the reality of death. Greco-Roman religious and philosophical views also influenced the Thessalonian congregation, causing them to experience excessive grief. This article analyzes the term "koimomenon" in 1 Thessalonians 4:13 and its contribution to the formation of believers' eschatological hope. This study employs a qualitative literature review method with an exegetical-semantic approach, including lexical, grammatical, historical, and theological analyses of the Greek text of the New Testament (NA27). The results indicate that Paul uses the term "koimomenon" as a theological metaphor to emphasize the transience of believers' deaths and the continuity of their relationship with Christ.   Abstrak Pengharapan eskatologis merupakan fondasi penting iman Kristen, namun dalam praktiknya sering mengalami distorsi ketika jemaat berhadapan dengan realitas kematian. Kondisi ini juga dialami jemaat Tesalonika yang menunjukkan dukacita berlebihan akibat pengaruh pandangan religius dan filosofis Greko-Roma. Artikel ini bertujuan menganalisis secara semantik kata "koimomenon" dalam 1 Tesalonika 4:13 serta kontribusinya terhadap pembentukan pengharapan eskatologis orang percaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi pustaka dengan pendekatan eksegetis-semantik, meliputi analisis leksikal, gramatikal, historikal, dan teologis terhadap teks Yunani Perjanjian Baru NA27. Hasil kajian menunjukkan bahwa istilah "koimomenon" digunakan Paulus sebagai metafora teologis untuk menegaskan sifat sementara kematian orang percaya dan kesinambungan relasi mereka dengan Kristus.