Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Understanding of Intrinsic Elements of Short Stories Through the Student Teams Achievement Division (STAD) Model in Grade VI Elementary School Students Sinta Elisa Jelita Kaunang; Alfira Anastasia Dareho; Aryanti Mundung; Julivia Kuemba; Regita Lasena; Mentari Sulu
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Multidisiplin Sahombu, January 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve sixth-grade students’ understanding of intrinsic elements in short stories through the use of the STAD cooperative learning model. The participants consisted of 21 students from SD Katolik 1 St. Yohanes Tomohon. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis & McTaggart model, consisting of two cycles involving planning, action, observation, and reflection. Data were collected through short story comprehension tests, observations, and documentation. The findings show an increase in students’ comprehension after applying the STAD model. Initially, students scored an average of 9 out of 10 questions. After the intervention, the average scores increased, and more students answered all questions correctly. These results indicate that the STAD model is effective in enhancing students’ understanding of intrinsic elements in short stories.
METODE PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI: SEBUAH STUDI LITERATUR Frelva Alel Majaga; Prayskia Grace Antahari; Triniti Meinda F. Tarore; Tiara Injili Kaligis; Regita Lasena; Immanuela V. V. Mantow; Andreas Marselino Rantung; Refien Khouni Silva Rawung
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kreativitas merupakan aspek penting dalam pembentukan kemampuan berpikir divergen, imajinasi, dan kemandirian anak usia dini. Namun, praktik pembelajaran di PAUD masih menunjukkan kurangnya stimulasi kreativitas secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metode pengembangan kreativitas Anak Usia Dini (AUD) melalui studi literatur terhadap 16 publikasi ilmiah terbitan 2015–2025 yang dipilih berdasarkan relevansi, kredibilitas, dan kesesuaian topik. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis isi untuk mengekstraksi tema-tema utama yang muncul secara konsisten. Hasil kajian menunjukkan empat kelompok metode yang paling efektif, yaitu: (1) aktivitas bermain dan eksplorasi, (2) pembelajaran berbasis proyek, (3) pendekatan STEAM dan penggunaan loose parts, serta (4) kegiatan seni, cerita, dan media kreatif. Keempat metode tersebut terbukti mendukung kelancaran berpikir, fleksibilitas ide, dan kemampuan ekspresi anak melalui kegiatan yang otonom dan eksploratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas anak akan berkembang optimal apabila guru berperan sebagai fasilitator dan lingkungan belajar disusun kaya stimulus serta memberi ruang bagi anak untuk bereksperimen. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi pendidik dan lembaga PAUD dalam mengintegrasikan kreativitas secara lebih terstruktur dalam pembelajaran.