Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan keterampilan menulis teks eksposisi di kalangan siswa SMA, khususnya di kelas XI SMA Negeri 2 Tondano. Permasalahan ini menuntut diterapkannya model pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi sesuai struktur dan kaidah kebahasaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tondano pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Sumber data penelitian adalah 15 siswa kelas XI-A. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap proses pembelajaran dan tes menulis teks eksposisi. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis data hasil observasi secara deskriptif, sementara data hasil tes dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui Microsoft Excel untuk menghitung rata-rata, standar deviasi, dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan minat, keterlibatan aktif, dan kemampuan siswa dalam memahami struktur serta kaidah kebahasaan teks eksposisi. Rata-rata skor kemampuan menulis siswa mencapai 75 dan berada dalam kategori baik menurut KKTP. Pembelajaran berbasis proyek memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta kolaboratif. Meskipun hasilnya belum maksimal, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis. Implikasi dari penelitian ini adalah model PjBL layak diterapkan secara luas dalam pembelajaran menulis untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Indonesia di tingkat SMA.