Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Desa Wisata Taraju terhadap Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Lokal Putri, Mila Aulia; Laeliyah, Sari Muna; Nurlita, Futri; Fadilah, Salsa; RS, Esta Rendra
Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jglk.3.2.19237

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan Desa Wisata Taraju di Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki potensi alam, budaya, dan kearifan lokal yang kuat sehingga berkembang menjadi destinasi wisata berbasis komunitas. Pertumbuhan kunjungan wisatawan yang signifikan memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan lingkungan serta perubahan sosial yang perlu dikelola secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik Desa Wisata Taraju, menggambarkan dampak pengembangannya terhadap masyarakat dan lingkungan, serta menganalisis potensi, tantangan, dan strategi keberlanjutan pariwisata berbasis komunitas yang dijalankan. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis tematik melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan member checking. Etika penelitian dipenuhi dengan memastikan persetujuan partisipan dan menjaga kerahasiaan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Taraju memiliki kekayaan alam seperti kebun teh, sawah terasering, aliran sungai, dan air terjun yang berpadu dengan potensi budaya seperti Kuda Lumping, Degung, Kecapi Suling, serta kerajinan lokal berbahan limbah. Pengembangan desa wisata berdampak positif berupa peningkatan pendapatan masyarakat, perluasan lapangan kerja, pelestarian budaya, dan peningkatan infrastruktur. Namun, ditemukan pula dampak negatif seperti kerusakan lingkungan, perubahan nilai sosial, ketergantungan ekonomi pada pariwisata, serta ancaman komersialisasi budaya. Tantangan lain meliputi keterbatasan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, kapasitas SDM, serta persaingan dengan desa wisata lain. Pembahasan penelitian menegaskan bahwa keberlanjutan Desa Wisata Taraju ditopang oleh kolaborasi antara masyarakat, Pokdarwis, pemerintah, dan mitra eksternal, termasuk kontribusi KKN-PPM UGM dan pembinaan Bank Indonesia. Inovasi berbasis lingkungan, pelestarian budaya, serta pendekatan strategis melalui analisis SWOT dan QSPM menjadi kunci penguatan daya saing desa wisata ini. Secara keseluruhan, Desa Wisata Taraju menjadi contoh pengembangan pariwisata berbasis komunitas yang mampu mengintegrasikan potensi alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Peran Geografi Pembangunan dalam Pengembangan Ekonomi di Kota Tasikmalaya Laeliyah, Sari Muna; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jglk.3.2.23440

Abstract

Pembangunan ekonomi perkotaan merupakan proses multidimensional yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencakup pemerataan kesejahteraan, pengurangan ketimpangan spasial, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks tersebut, Geografi Pembangunan (Development Geography) menawarkan kerangka analisis yang menempatkan ruang sebagai faktor aktif dalam proses pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Geografi Pembangunan dalam pengembangan ekonomi Kota Tasikmalaya dengan menekankan analisis distribusi spasial aktivitas ekonomi, peran infrastruktur, serta implikasi kebijakan pembangunan berbasis wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen resmi pemerintah yang relevan dengan pembangunan ekonomi perkotaan dan tata ruang wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Kota Tasikmalaya terkonsentrasi pada pusat kota dan koridor transportasi utama, sementara wilayah pinggiran masih didominasi oleh UMKM rumah tangga dengan keterbatasan akses infrastruktur. Infrastruktur fisik dan digital berperan sebagai spatial enabler yang mendorong mobilitas ekonomi, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing UMKM. Namun, konsentrasi pembangunan yang tidak merata berpotensi memperlebar ketimpangan spasial apabila tidak diimbangi dengan kebijakan berbasis wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Geografi Pembangunan penting dalam merumuskan strategi pengembangan ekonomi Kota Tasikmalaya yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui penguatan konektivitas, pengembangan kluster ekonomi lokal, serta integrasi kebijakan ekonomi dan penataan ruang.