Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI GURU PJOK MASA KINI MENCETAK SISWA MANDIRI DAN EMPATI DENGAN MODEL TPSR Nida Khidrimatun Nuril Khoiriyah; Silva Nadia; Nafila Nuru Fatkhana; Siti Vantika; Danang Isworo Wijayanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam menumbuhkan karakter kemandirian dan empati siswa sekolah dasar melalui model Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR). Di era digital, peserta didik menghadapi tantangan serius seperti penurunan aktivitas fisik dan degradasi moral akibat penggunaan gawai yang berlebihan. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan observasi, penelitian ini menganalisis implementasi lima tingkat hierarki tanggung jawab TPSR: respect, effort, self-direction, caring, dan transfer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa struktur sesi pembelajaran TPSR yang terdiri dari relational time, awareness talk, physical activity, group meeting, dan reflection time secara efektif mengintegrasikan nilai karakter ke dalam aktivitas fisik. Model ini selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka, khususnya elemen Mandiri dan Gotong Royong. Bukti empiris menunjukkan bahwa penerapan TPSR yang konsisten dapat meningkatkan kemandirian siswa hingga 30% dan memperkuat keterampilan kepemimpinan serta kerja sama tim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model TPSR merupakan solusi strategis bagi guru PJOK untuk mencetak generasi yang tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga memiliki tanggung jawab personal dan sosial yang kuat.
Implementasi Modul Lagu Man Jadda Wajada dalam Pembelajaran Bahasa Arab di MI Ma'arif NU Klesman Ismail Fikri; Siti Vantika; Bella Afrilia; Silva Nadia; Roselia Puji Lestari; Fatkhurrohman
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 10 No. 2 (2026): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/yz0yjf71

Abstract

Bahasa Arab kerap dipandang sebagai mata pelajaran yang berat dan kurang menarik bagi peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) karena karakteristik pembelajarannya yang verbal dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas implementasi modul "Man Jadda Wajada" sebagai media pembelajaran Bahasa Arab berbasis lagu di MI Ma'arif NU Klesman, peran lagu dalam menopang penguasaan empat maharah (istima', kalam, qira'ah, dan kitabah), serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif analitis yang diintegrasikan dengan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini diterapkan secara bertahap mengikuti hierarki maharah dan berfungsi sebagai mnemonic device yang membantu daya ingat kosakata serta menumbuhkan suasana belajar yang menyenangkan. Faktor pendukung meliputi simplifikasi materi, fungsi lagu sebagai pemicu recall, dan koordinasi antar wali kelas, sedangkan kendala utama berkaitan dengan relevansi kultural nada lagu, kesenjangan literasi huruf Hijaiyah, dan perbedaan kecepatan kognitif siswa. Modul "Man Jadda Wajada" terbukti efektif meningkatkan penguasaan kosakata dan motivasi belajar Bahasa Arab, namun keberlanjutannya memerlukan pembaruan konten secara berkala.