Nida Khidrimatun Nuril Khoiriyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formalisasi Logika Matematika dalam Historiografi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Rekonstruksi Kausalitas dan Dialektika Kedaulatan Nida Khidrimatun Nuril Khoiriyah; Umu Salamah; Nur Wahyuni Annisa; Aryadi Nursantoso
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6739

Abstract

Pembelajaran sejarah di Indonesia masih cenderung menekankan hafalan peristiwa dan tokoh, sehingga pemahaman peserta didik terhadap hubungan sebab-akibat dalam sejarah belum berkembang secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan logika matematika sebagai kerangka berpikir dalam merekonstruksi peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis isi terhadap sumber-sumber historiografi yang berkaitan dengan dinamika peristiwa menjelang 17 Agustus 1945. Analisis dilakukan melalui penerapan logika proposisional, dialektika, dan teori himpunan untuk mengkaji hubungan kausalitas antara faktor global, dinamika internal bangsa, serta proses pembentukan kedaulatan negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan kesimpulan logis dari terpenuhinya beberapa premis utama, yaitu penyerahan Jepang kepada Sekutu, terjadinya kekosongan kekuasaan, dan adanya desakan kuat dari golongan muda. Selain itu, kedaulatan Indonesia pascaproklamasi terbukti bersifat progresif dan berkembang secara bertahap sesuai dengan kriteria Konvensi Montevideo 1933. Integrasi logika matematika dalam pembelajaran sejarah mampu membantu peserta didik memahami peristiwa sejarah secara lebih runtut, rasional, dan kritis, serta relevan dengan pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
STRATEGI GURU PJOK MASA KINI MENCETAK SISWA MANDIRI DAN EMPATI DENGAN MODEL TPSR Nida Khidrimatun Nuril Khoiriyah; Silva Nadia; Nafila Nuru Fatkhana; Siti Vantika; Danang Isworo Wijayanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam menumbuhkan karakter kemandirian dan empati siswa sekolah dasar melalui model Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR). Di era digital, peserta didik menghadapi tantangan serius seperti penurunan aktivitas fisik dan degradasi moral akibat penggunaan gawai yang berlebihan. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan observasi, penelitian ini menganalisis implementasi lima tingkat hierarki tanggung jawab TPSR: respect, effort, self-direction, caring, dan transfer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa struktur sesi pembelajaran TPSR yang terdiri dari relational time, awareness talk, physical activity, group meeting, dan reflection time secara efektif mengintegrasikan nilai karakter ke dalam aktivitas fisik. Model ini selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka, khususnya elemen Mandiri dan Gotong Royong. Bukti empiris menunjukkan bahwa penerapan TPSR yang konsisten dapat meningkatkan kemandirian siswa hingga 30% dan memperkuat keterampilan kepemimpinan serta kerja sama tim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model TPSR merupakan solusi strategis bagi guru PJOK untuk mencetak generasi yang tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga memiliki tanggung jawab personal dan sosial yang kuat.