Nazwa Aqela Saragih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Risiko Penyakit Pasca-Banjir di Sumatera: Studi Literatur Perspektif Kesehatan Masyarakat dan Fiqih Kesehatan Muhammad Zali, Lc, M.H.I; Adzra Muzhaffirah; Mutiara Rengganis Siregar; T. Magda Chaisyara; Liza Adilia Pury; Nazwa Aqela Saragih; Nanda Liana Lubis
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir adalah bencana yang langsung memengaruhi kesehatan warga di Indonesia, terutama di daerah Sumatera. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko penyakit setelah banjir dari sudut pandang kesehatan masyarakat dan prinsip fiqih kesehatan. Metode yang dipakai adalah analisis literatur terhadap artikel ilmiah, buku, dan dokumen resmi pemerintah. Pengkajian isi dilakukan untuk mengenali jenis penyakit yang paling umum, faktor-faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa diambil. Temuan kajian menunjukkan bahwa penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan diare menjadi isu utama setelah banjir, disebabkan oleh sanitasi yang buruk, air yang terkontaminasi, dan kurangnya akses ke layanan kesehatan. Meskipun masyarakat mempunyai pengetahuan, hal tersebut belum diimbangi dengan tindakan pencegahan yang efektif. Penggabungan pendidikan kesehatan yang berbasis komunitas dengan prinsip fiqih terkait bencana memiliki peran penting dalam mengurangi risiko penyakit dan memperkuat ketahanan masyarakat setelah kejadian bencana.Kata Kunci: banjir, penyakit pasca banjir, kesehatan masyarakat, fiqih kesehatan.
Reconstruction Strategies for Mental Health Services in Post-Conflict Middle Eastern Regions: (A Policy Synthesis) Helsa Nasution; M. Agung Rahmadi; Nazwa Aqela Saragih; Isnaini Fajarwati; Riska Wahyuni Hasibuan; Luthfiah Mawar; Nurzahara Sihombing; Annisa Ardianti Br Tarigan
Jurnal Ventilator Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v3i4.2129

Abstract

This study presents a comprehensive analysis of reconstruction strategies for mental health services in post-conflict regions of the Middle East, based on a meta-synthesis of 87 policies and intervention programs issued between 2010 and 2023. The findings indicate that 73.4 percent of initiatives did not meet their intended targets due to infrastructural limitations, resulting in a service dropout rate of 62.8 percent. The implementation of the Stepped Care Model shows a 47.2 percent improvement in service access (p = 0.001), while the integration of mental health services into primary health care systems increases overall coverage by 56.3 percent (p = 0.001). Task shifting to community health workers enhances efficiency by 38.9 percent (p = 0.01) with a cost-effectiveness ratio of 1 to 2.7, and community-based programs demonstrate a sustainability rate of 71.2 percent compared to 43.5 percent in conventional approaches. These findings build upon the work of Hamamra et al. (2025) and Werner et al. (2023) on post-conflict mental health interventions and show that hybrid models combining formal and informal structures yield better performance, with an effect size (Cohen's d) of 0.82. The main contribution of this study lies in identifying adaptive implementation patterns that align with resource limitations, socio-cultural dynamics, and systemic reconstruction needs in post-conflict settings.