Biaya distribusi yang murah adalah salah satu faktor yang menentukan tingkat kepuasan pelanggan dalam hal pengeluaran pengangkutan dan pengalokasian barang ke tangan konsumen. Pada industri pengiriman barang, meminimalkan biaya distribusi sangat krusial untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal pada setiap pendistribusiannya. Permasalahan dari PT. GHI adalah biaya distribusi yang tinggi dibandingkan dengan kompetitor perusahaan sejenis dengan tujuan pengantaran yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan biaya distribusi terhadap perancangan rute distribusi yang digunakan oleh PT. GHI dengan menggunakan metode Least Cost, Vogel’s Approximation Method (VAM) dan Stepping Stone. Least Cost dan VAM digunakan untuk menemukan solusi awal biaya distribusi sedangkan Stepping Stone digunakan untuk menemukan biaya optimal atau biaya minimal distribusi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Perhitungan dengan metode Least Cost juga bertujuan untuk menemukan biaya terbesar yang dihasilkan agar menjadi gap antara biaya maksimal dan minimal dari biaya distribusi yang akan digunakan. Pengolahan yang dilakukan terhadap 2 rute yang berbeda mendapatkan nilai yang berbeda dimana rute yang biasa digunakan oleh perusahaan mengeluarkan biaya lebih besar ialah sebesar Rp. 11.459.952.000 dengan penurunan biaya menjadi Rp. 10.973.760.000 dari penggunaan rute alternative yang dirancang. Rekomendasi dari penelitian ini adalah memberikan opsi terbaik dari rancangan yang telah dibuat diantaranya mencakup opsi pengurangan biaya logistic, peningkatan efisiensi dan mendukung keberlanjutan operasional.