Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Job Boredom and Counterproductive Work Behavior: The Moderating Role of Self-Control (A Study on Civil Servants of the Provincial Government of “X”) Warinta, Thenisia; Suyasa, P. Tommy Y. S.; Tumanggor, Raja Oloan
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 1 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i1.52583

Abstract

State Civil Apparatus (ASN) remains one of the most sought-after professions in Indonesia. In carrying out their duties, ASN are bound by laws and regulations, particularly those regarding ASN discipline. Data from the State Civil Service Agency indicate that ASN disciplinary violations throughout 2024 reached 4,195 cases. This study investigates the relationship between job boredom and counterproductive work behavior (CWB) among civil servants in Indonesia, while examining the moderating role of self-control. Amid high rates of disciplinary violations among State Civil Apparatus (ASN), there is a pressing need to understand the psychological drivers of these detrimental workplace behaviors. The research aims to determine whether job boredom predicts CWB and whether an individual’s self-control can mitigate this relationship. Using a quantitative correlational approach, the study collected data from 185 civil servants (109 males and 76 females, aged 24–58 years) in the Provincial Government of "X" via questionnaires measuring job boredom, self-control, and interpersonal and organizational CWB. The results showed that job boredom has a positive and significant influence on counterproductive work behavior, both interpersonally (PKK-I) and organizationally (PKK-O). Self-control was also found to significantly moderate the relationship between job boredom and counterproductive work behavior. The results of this study are expected to provide better insight into alternative recruitment and training strategies for employees, especially civil servants in Indonesia.
Bagaimana Mengatasi Rasa Bosan dan Perilaku Kontraproduktif di Tempat Kerja? Warinta, Thenisia; Suyasa, P. Tommy Y. S.
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3453

Abstract

[Di tengah upaya pemerintah mengejar target "Asta Cita" untuk menciptakan birokrasi profesional, sebuah tantangan besar namun tak kasat mata masih membayangi kinerja para abdi negara.  Tantangan itu berupa Perilaku Kerja Kontraproduktif (Counterproductive Work Behavior) yang kerap dipicu oleh rasa bosan. Banyak ASN terperangkap dalam kebosanan kerja akibat rutinitas yang repetitif, pekerjaan yang minim tantangan, serta lingkungan birokrasi yang rigid.  Ketika pekerjaan tidak memberikan makna, pegawai cenderung mencari stimulasi alternatif seperti menunda tugas, tidak responsif, dan cyberloafing.  Akibatnya, tuntutan percepatan pelayanan publik justru terhambat oleh hambatan psikologis yang tak terlihat.  Untuk menjawab permasalahan ini, dipandang perlu adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kalangan ASN.  Dalam hal ini, penulis bekerja sama dengan Badan Penghubung Daerah Jambi untuk melaksanakan seminar yang bertajuk “Bagaimana Mengatasi Rasa Bosan dan Perilaku Kontraproduktif di Tempat Kerja?”  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang berupa seminar yang dilaksanakan secara luring selama 120 menit.  Materinya meliputi pemaparan hasil penelitian tentang kebosanan kerja, kontrol diri, dan perilaku kontraproduktif pada ASN Pemprov “X,” juga pengenalan metode “ASYIK” sebagai cara praktis untuk mengatasi kebosanan di tempat kerja.  Metode pelaksanaan mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan melalui isian kuesioner.  Luaran wajib dari kegiatan ini adalah publikasi artikel PKM dalam jurnal ber-ISSN.  Luaran tambahan mencakup penyusunan karya tulis yang bersumber dari materi presentasi seminar, publikasi melalui media massa online, serta dokumentasi kegiatan.  Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas ASN dalam menyikapi kebosanan kerja dalam pekerjaan mereka sehari-hari.  Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan birokrasi seperti ini, diharapkan perilaku kerja kontraproduktif dalam tubuh ASN dapat diredam, sehingga cita-cita pelayanan publik yang prima dapat terwujud sepenuhnya.]